Wisata Anyer

BPTD Kelas II Banten Intensifkan Rampcheck Bus Pariwisata dan AKAP Selama Libur Sekolah 2026

CILEGON – Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Banten mengintensifkan kegiatan Inspeksi Keselamatan Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (rampcheck) terhadap armada bus pariwisata dan bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) selama masa libur sekolah 2026 guna menjamin keselamatan, keamanan, dan kenyamanan perjalanan masyarakat.

Kepala BPTD Kelas II Banten, Eko Indrayanto, mengatakan keselamatan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan transportasi jalan, sehingga pengawasan terhadap armada angkutan penumpang perlu ditingkatkan selama periode liburan.

“Melalui kegiatan rampcheck ini diharapkan seluruh operator angkutan dapat meningkatkan kepatuhan terhadap standar keselamatan dan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” kata Eko di Cilegon, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, rampcheck dilakukan sebagai langkah preventif untuk memastikan setiap kendaraan yang beroperasi memenuhi persyaratan teknis, laik jalan, serta memiliki kelengkapan administrasi sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemeriksaan meliputi kondisi kendaraan, sistem pengereman, lampu penerangan, kondisi ban, perlengkapan keselamatan, dokumen kendaraan, hingga kompetensi pengemudi.

Pelaksanaan rampcheck terhadap angkutan AKAP dan bus pariwisata dilakukan di sejumlah Terminal Tipe A, yakni Terminal Merak, Terminal Pakupatan, Terminal Lebak, Terminal Labuan, Terminal Poris, Terminal Pondok Cabe, serta di pool perusahaan otobus yang tersebar di wilayah Provinsi Banten.

Kegiatan tersebut berlangsung mulai 23 Juni hingga 10 Juli 2026 dan melibatkan petugas penguji kendaraan bermotor serta personel BPTD Kelas II Banten yang ditugaskan secara khusus untuk melakukan pengawasan keselamatan transportasi jalan.

Selain itu, BPTD Kelas II Banten juga akan melaksanakan rampcheck di kawasan wisata pantai yang menjadi tujuan favorit masyarakat selama libur sekolah, seperti kawasan Carita dan Anyer pada 4–5 Juli serta 11–12 Juli 2026.

Pemeriksaan di kawasan wisata tersebut difokuskan pada bus pariwisata yang mengangkut rombongan wisatawan guna memastikan seluruh armada yang beroperasi memenuhi standar keselamatan dan perjalanan berlangsung dengan aman.

BPTD Kelas II Banten juga mengimbau perusahaan otobus, pengemudi, dan pengguna jasa transportasi untuk selalu mengutamakan aspek keselamatan dalam setiap perjalanan.

“Masyarakat diharapkan memilih angkutan yang telah memenuhi standar keselamatan guna mewujudkan perjalanan yang aman, nyaman, dan berkeselamatan selama masa libur sekolah,” ujarnya.

Eko menambahkan, keselamatan merupakan tanggung jawab bersama yang memerlukan peran aktif seluruh pihak.

“Keselamatan adalah tanggung jawab bersama. Melalui pelaksanaan rampcheck secara intensif, kami berupaya memastikan seluruh armada yang beroperasi dalam kondisi laik jalan sehingga masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman dan nyaman selama masa libur sekolah,” katanya.***

DPRD Banten Tahun Baru Islam
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien