Kisruh; Hadi Adhadi Pimpin Kembali Mada Cilegon, Ade Tinggalkan Mawil KKPMP Banten

CILEGON – Kepengurusan Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Kesatuan Komando Pembela Merah Putih (KKPMP) di protes oleh pengurus. Sikap Ketua Markas Wilayah (Mawil) KKPMP Banten Ade Imanudin yang kerap mengambil keputusan sendiri, menimbulkan ricuhnya organisasi tersebut. Organisasi yang seharusnya dijadikan contoh justru carut marut dalam kepengurusan karena kurangnya koordinasi antara Ketua Mawil dan Ketua Markas Daerah (Mada).

Selama menjabat Ketua Mawil KKPMP, Ade Imanudin dinilai pengurus yang ada di bawahnya selalu emosional dalam mengambil keputusan dan yang paling tragis adalah ketika pengurus Daerah mempunyai kesalahan dan diakui kesalahannya oleh pengurus dia tidak memaafkanya.

Hal ini terjadi pada pengurus Markas Daerah (Mada) KKPMP Kota Cilegon yang dinonaktifkan oleh pengurus Mawil Banten padahal pengurus Mada tersebut sudah beritikad baik mengakui kesalahan dan meminta maaf, namun tetap saja tidak digubris.  Malah, pengurus Mada Kota Cilegon dibekukan.

Ketua Mada KKPMP Cilegon Hadi Adhadi merasa keputusan yang diambil Ketua Mawil Banten tidak sah karena tidak sesuai dengan Ad/Art organisasi. Selanjutnya Hadi Adhadi berkoordinasi dengan pengurus Besar KKPMP dan akhirnya terjadi pertemuan, dan dalam pertemuan tersebut yang dihadiri oleh presiden KKPMP tidak ada kata saling memaafkan yang akhirnya membuat presiden KKPMP menjadi berang.

Hadi mengatakan, surat pembekuan yang dikeluarkan markas wilayah KKPMP Banten itu tidak sesuai dengan Ad/Art, untuk itu pihaknya melakukan koordinasi dengan pengurus Mabes KKPMP.

“Dengan terbitnya surat pembekuan, kami pengurus Mada kota Cilegon menilai apa yang sudah dilakukan pengurus mawil Banten tidak sesuai dengan Ad/Art organisasi makanya kami langsung berkoordinasi dengan Mabes KKPMP dan di situ kami sepakat saling maaf memaafkan,” ungkap Hadi.

Sementara itu Habib Hisam Balwel selaku Presiden KKPMP mengatakan, permasalahan keduanya sudah clear.

“Untuk Ketua Mada KKPMP Kota Cilegon kembali dipimpin Hadi Adhadi dan untuk Mawil Banten untuk sementara saya mengangkat Haji Iwan untuk menjadi Plt, selanjutnya saya menugaskan beliau untuk secepatnya melakukan pemilihan ketua Mawil Banten yang ditinggalkan Ade Imanudin,” pungkasnya. (*/Adam)