Arab Saudi Rilis Visa Umrah Multiple Entry Berlaku 1 Tahun, Ini Syarat dan Cara Mengajukannya!
MAKKAH — Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi resmi menghadirkan kebijakan baru berupa visa umrah multiple entry (masuk ganda).
Inovasi ini memungkinkan umat Islam untuk melakukan perjalanan umrah berkali-kali tanpa harus mengajukan visa baru setiap kali hendak berangkat, sehingga memberikan fleksibilitas lebih bagi jemaah sepanjang tahun.
Berbeda dengan visa umrah konvensional yang hanya berlaku untuk satu kali kunjungan, visa terbaru ini memiliki masa berlaku hingga 365 hari (1 tahun) sejak diterbitkan.
Berdasarkan laporan Gulf News, pemegang visa multiple entry diizinkan keluar-masuk Arab Saudi beberapa kali.
Kendati demikian, setiap kali hendak melaksanakan ibadah umrah, jemaah tetap diwajibkan mengurus izin melalui aplikasi Nusuk.
Visa ini juga tidak berlaku selama musim penyelenggaraan ibadah haji.
Fitur Utama Visa Umrah Multiple Entry
- Masa Berlaku: 1 tahun (365 hari) sejak tanggal diterbitkan.
- Akses: Dapat digunakan untuk beberapa kali kunjungan ke Arab Saudi.
- Masa Tinggal: Maksimal 90 hari secara kumulatif.
- Kelayakan: Terbuka bagi umat Islam dari berbagai negara yang memenuhi syarat.
- Ketentuan Kembalian: Visa otomatis dinonaktifkan sementara setelah jemaah keluar dari Arab Saudi, dan aktif kembali untuk perjalanan berikutnya setelah syarat administrasi dipenuhi.
- Pembatasan: Dilarang digunakan selama periode musim haji.
Persyaratan Dokumen
Pemohon wajib menyiapkan beberapa dokumen pendukung berikut sebelum mengajukan permohonan:
- Paspor dengan masa berlaku minimal 6 bulan sejak tanggal keberangkatan.
- Pasfoto terbaru berlatar belakang putih.
- Bukti pemesanan tiket perjalanan pulang-pergi (PP) atau tiket terusan.
- Bukti reservasi hotel/akomodasi di Arab Saudi.
- Rincian jadwal atau rencana perjalanan.
Tata Cara Pengajuan Visa
- Memesan Paket di Platform Nusuk: Jemaah memilih paket layanan resmi (Standar, Premium, atau Mewah) yang mencakup pengurusan visa, asuransi, hotel, konsumsi, dan transportasi darat.
- Pengajuan Permohonan Visa: Setelah pembayaran paket diselesaikan, agen perjalanan umrah resmi (PPIU) akan memproses permohonan visa ke otoritas Arab Saudi.
- Mengurus Izin Umrah: Sebelum berangkat, jemaah wajib menerbitkan izin ibadah umrah melalui aplikasi Nusuk. Tanpa izin ini, jemaah tidak diperkenankan memasuki area ibadah meskipun visa sudah disetujui.
- Keberangkatan: Jemaah dapat berangkat sesuai jadwal. Prosedur penerbitan izin via Nusuk tetap berlaku untuk kunjungan-kunjungan berikutnya.
Estimasi Biaya
Besaran biaya sangat bervariasi, tergantung pada jenis paket dan layanan tambahan yang dipilih melalui platform Nusuk:
-
- Paket Standar: 2.000 – 2.684 Dirham (sekitar Rp9,7 juta – Rp13 juta). Sudah mencakup visa, hotel, transportasi, asuransi, dan layanan dasar.
- Paket Mewah: 5.000 – 7.000 Dirham (sekitar Rp24,3 juta – Rp34 juta). Menyediakan akomodasi hotel berbintang dan layanan transportasi premium.
- Biaya Pengurusan Visa (Tanpa Paket): 300 – 600 Dirham (sekitar Rp1,4 juta – Rp2,9 juta).
Catatan: Biaya dapat berubah sewaktu-waktu tergantung kebijakan agen resmi, musim perjalanan, serta kategori layanan yang dipilih.

