Wisata Anyer

PPIH Arab Saudi Sebut 118 Hotel di Madinah Telah Siap Menyambut Jemaah Haji Indonesia 2026

MCH –  Kementerian Haji dan Umrah RI melalui Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi siap menyambut jamaah haji 1447 H/2026 M.

Sejumlah fasilitas tengah dipersiapkan, termasuk pembagian hotel di Madinah.

Kasi Akomodasi pada Daerah Kerja Madinah PPIH Arab Saudi, Zaenal Muttaqin mengatakan, pemerintah menyiapkan 118 hotel yang terbagi pada tiga wilayah.

“Terbagi pada tiga wilayah, Syamalia, Korbia, dan juga Jenubia. Dan dilakukan atau akan dikelola oleh lima sektor,” kata dia.

Lima sektor tersebut ialah, sektor satu dan sektor dua berada di utara, daerah Syamalia, lalu sektor tiga dan sektor empat di daerah Korbia atau barat, sektor lima berada di wilayah selatan, Jenubia.

Untuk sektor satu, kata dia, terdapat 22 hotel yang disiapkan. Kemudian sektor dua terdapat 23 hotel, sektor tiga ada 24 hotel, sektor empat terdapat 26 hotel, dan sektor lima terdapat 22 hotel yang disiapkan.

“Nanti tidak ada perubahan, (jika) ada perubahan, nanti kita akan update lagi. Jadi hotel-hotel yang akan ditempatkan di jamah haji, untuk gelombang pertama sekitar 100 ribu setengahnya,” kata dia.

“Jadi 100 ribu akan datang ke Madinah nanti setelahnya, setelah musim haji, dari Mekah gelombang kedua, yaitu akan datang dari Mekah menuju Madinah sekitar 100 ribu lebih,” sambungnya.

Guna memastikan kenyamanan, Zaenal juga telah memproses monitoring dan survei ke berbagai hotel-hotel yang ada di Madinah.

“Sektor satu, sektor dua juga sudah proses monitoring, juga sudah survei ke lokasi hotel-hotel. Mudah-mudahan penyambutan pertama nanti ada 15 kloter, tanggal 22 April, itu kita sudah siap semua hotelnya,” paparnya.

Zaenal mengungkapkan, pihaknya telah berkoordinasi dengan para penyedia akomodasi jamaah haji atau majmu’ah dan pemilik hotel terkait persiapan rangkaian penyambutan jamaah haji tahun ini.

“Alhamdulillah mereka memberikan respon yang baik. Oleh karena itu kita berharap kelancaran saat penerimaan kedatangan jama’ah ini yang pertama,” ujarnya.

Selanjutnya mengenai pecah hotel dalam satu kloter jemaah haji, Zaenal menjelaskan bahwa hal tersebut terjadi di Makkah dan Madinah.

“Hari pertama kalau tidak salah dalam jadwal itu juga ada yang pecah hotel, ada satu kloter, dan mudah-mudahan nanti kita bisa antisipasi untuk kloter yang pecah hotelnya,” ujarnya. (*/Ajo) 

DPRD Banten MA
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien