Kasus Curanmor di Lebak Marak, Warga Minta Polisi Turun Tangan

PWI Peduli

 

 

LEBAK – Kasus tindak kejahatan pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di Kabupaten Lebak, Banten, semakin marak dan meresahkan warga.

Salah satu korban, Siti Saotun Nufus, warga Rangkasbitung, menceritakan bagaimana pelaku berhasil membobol gerbang rumahnya sebelum membawa kabur kendaraan miliknya.

“Gerbang rumah saya dibobol. Sepertinya sudah diincar sebelumnya, padahal pakai gembok yang cukup kuat,” kata Siti, Kamis (30/1/2025).

Kasus serupa juga dialami Novi, warga BTN Pepabri Curug, Desa Narimbangmulia, Kecamatan Rangkasbitung.

Novi mengaku motor miliknya raib, bahkan di lokasi yang terpantau kamera pengawas (CCTV) pada siang bolong. Ia kehilangan sepeda motor pada 8 Januari 2025 sekitar pukul 13.12 WIB.

Sudah lapor polisi hingga tiga minggu setelah kejadian, sampai saat ini kasus tersebut belum terungkap.

“Saya heran, kejadian terjadi siang hari, ada CCTV yang merekam, tapi belum juga terungkap. Ini sungguh mengkhawatirkan,” ujar Novi.

Ia berharap pihak kepolisian segera turun tangan mengungkap kasus ini dan meningkatkan langkah-langkah pencegahan agar kejadian serupa tidak terus berulang.

“Yah harus bisa terungkap harapannya ada pencegahan lah,” katanya.(*/Nandi)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien