Pemilu 2019, HMI Lebak Fokus Kaderisasi

LEBAK – Sebagai salah satu organisasi mahasiswa tertua di Indonesia, Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Lebak tetap konsisten dan komitmen untuk terus menjalankan dan merawat perkaderan sesuai dengan pasal 7,8,9 pada AD HMI.

Salah satu bentuk konsistensi HMI Cabang Lebak itu dibuktikan dengan tetap mengadakan Intermediate Training (LK II) dan Latihan Khusus Kohati (LKK) lingkup nasional di tahun 2019 yang lebih akrab dengan politik ini.

Telah diketahui bahwa 2019 adalah momentum politik yang banyak melibatkan masyarakat untuk dapat berpartisipasi dan menjaga keberlangsungan hajatan nasional ini. Meskipun HMI bukan organisasi politik akan tetapi HMI tidak terlepas dari spirit ke-Islaman dan ke-Indonesia-an, maka secara tidak langsung ada tanggung jawab moral bagi seluruh kader HMI untuk mengawal hajatan Demokrasi ini. Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum HMI Cabang Lebak dalam sambutannya di gedung KP-RI Tekad Waras, Jl.Jendral Sudriman No 807 Narimbang Mulia, Rangkasbitung, Kabupaten Lebak.

Ks nu

“Selain mengawal Demokrasi di Indonesia, kami juga harus tetap menjaga proses dan jenjang perkaderan di HMI, maka LK II dan LKK sebagai jenjang training formal yang harus tetap diselenggarakan” ungkap Ketua Umum HMI Cabang Lebak, Cucu Komarudin, kepada faktabanten.co.id, Senin (11/03/2019).

Ia menuturkan, menyelenggarakan kegiatan lingkup nasional ini banyak tantangan dan hambatan yang dialami, baik secara internal maupun eksternal.

Acara tersebut turut dihadiri sejumlah petinggi organisasi HMI, Kepolisian, Dandim, KAHMI, dan Pemerintah Kabupaten Lebak.

“Hampir 100 lebih calon peserta dari seluruh cabang yeng tersebar di seluruh Indonesia yang mengirim jurnal dengan tema yang telah ditentukan sesuai cabang masing-masing sebagai syarat seleksi tahap awal, namun yang lolos tahap seleksi jurnal hanya sekitar 80 lebih peserta yang terdiri dari 20 peserta asal Cabang Lebak dan 60 peserta asal luar Cabang Lebak, selanjutnya peserta akan mengikuti seleksi tahap tiga yakni forum pembelajaran,” pungkasnya.(*/Eza Y,F).

Cibeber nu