Terkait Iuran Biaya Pilkades Sindangratu Lebak, Kepala Desa: Tidak Masalah Nominal

LEBAK – Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) akan dilaksanakan secara serentak sebanyak 266 Desa di Kabupaten Lebak, rencananya akan dilaksanakan pada 26 September 2021 mendatang.

Salah seorang tokoh masyarakat Desa Sindangratu, Kecamatan Panggarangan menginformasikan sebelumnya kepada awak media, bahwa desa yang memiliki 5 kandidat bakal calon Kepala Desa untuk Pilkades tahun 2021 ini akan dikenakan iuran sebesar Rp6.000.000 (enam juta rupiah) dengan berdalih pihak panitia kekurangan anggaran sekitar Rp30.000.000 (tiga puluh juta rupiah).

Sementara Hendi sebagai Ketua panitia pelaksana Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) Sindangratu mengatakan semua itu hanya isu belaka, atas nama panitia tidak ada masalah serta akan bekerja dengan serius dan akan berpaku pada mensukseskan Pilkades.

“Tidak betul pak itu, mungkin hanya isu sampai hari ini kami atas nama panitia tidak ada masalah. Kami bekerja dengan serius dan berpaku pada mensukseskan Pilkades,” kata Hendi Ketua Panitia Pelaksana Pilkades Sindangratu, kepada Faktabanten.co.id, Selasa (13/07/2021).

Di lain kesempatan Empud, sebagai Kepala Desa Sindangratu yang juga bakal calon kandidat Kepala Desa Incumbent mengungkapkan, pada tahun 2015 Pilkades hanya ada 1 Tempat Pemungutan Suara (TPS) dan bakal calon menyumbangkan iurannya kepada panitia pada saat itu ketua panitia pelaksananya Wawan Wanian, sedangkan untuk tahun 2021 ini jumlahnya ada 7 TPS.

Bank Banten hut

“Pada tahun 2015 lalu hanya ada 1 TPS dan bakal calon kepala Desa menyumbang kepada pihak panitia dan waktu itu bapak Wawan Wanian sebagai ketua panitia pelaksananya, untuk tahun 2021 ini ada 7 TPS dan kami para bakal calon kepala Desa kembali menyumbang kepada pihak panitia yaitu Pak Hendi. Kami para bakal calon kepala Desa Sindangratu nyumbang karena tidak ada tekanan serta tidak ada paksaan ikhlas bantu-bantu panitia demi terlaksananya pelaksanaan pemilihan,” ungkap Empud.

Empud melanjutkan, Jadi kenapa sekarang dibuat masalah ? Waktu tahun 2015. Ada desa menganggarkan, sekarang 2021 desa juga turut menganggarkan untuk Pilkades.

Saat ditanya mengenai nominal yang dibebankan kepada calon kepala Desa Sindangratu, Empud menjawab singkat.

“Saya tidak bisa menjawab masalah nominal, sebab kami yang punya hajat,” ujar Empud

“Yang pasti kami para calon Kepala Desa Sindangratu tidak mempersoalkan terkait biaya berapapun,” tegas Empud

“Waktu rapat terakhir sudah di jelaskan secara rinci, yang mana dari Pendapatan Asli Desa (PADES) Sindangratu nihil, selanjutnya terkait Dana Bagi Hasil (DBH) masyarakatnya belum lunas membayar pajaknya,” tutup Empud. (*/EzaYF).

Royal Juli