Jemaah Haji Akui Bersyukur Ibadah Lancar di Madinah, Bahkan Bisa 3 Kali Masuk Raudhah
MADINAH – Kesempatan berziarah ke Raudhah di Masjid Nabawi berkali-kali ternyata bisa dirasakan jemaah haji Indonesia.
Nova, jemaah asal Magelang Kloter 18 YIA, mengaku bahkan sudah tiga kali masuk ke “Taman Surga” untuk berziarah ke makam Nabi Muhammad SAW selama di Madinah.
Menurut Nova, kunci dari keberuntungannya itu yakni dengan sabar dan dibantu tasreh dari petugas.
“InsyaAllah ini mau yang ketiga. Sabar menanti, berdoa sama Allah. Pake tasreh ini,” ujar Nova saat ditemui di pelataran Masjid Nabawi saat mengantri untuk masuk Raudhah, Jum’at (19/6/2026).
Nova bercerita awalnya ia mencoba booking via aplikasi Nusuk Masar, tapi tidak berhasil sampai tahap complete booking.
Akhirnya Nova mengaku memanfaatkan tasreh Raudhah yang dikoordinasikan petugas kloter dan Daker Madinah.
“Aplikasi Nusuknya sudah bisa install, cuman memang nggak bisa. Sampai completely booking nggak bisa. Alhamdulillah pake tasreh udah tiga kali,” katanya.
Sejumlah jemaah memang terlihat aktif mendatangi lokasi dekat Pintu Gerbang 362 Nabawi.
Lokasi ini menjadi tempat menunggu berkumpulnya rombongan jemaah haji Indonesia yang akan masuk Raudhah.
Biasanya petugas lebih dulu mengumpulkan jemaah dan rombongannya sebelum diantarkan masuk Raudhah dengan tasreh yang tersedia.
Berkas Tasreh Raudhah diketahui dalam bentuk paket jumlah jemaah yang akan masuk.
Namun kerap kali, dalam satu rombongan ada kelebihan jumlah kuota, sehingga jemaah dari rombongan lainnya bisa juga ikut masuk Raudhah, jika saat itu kebetulan ikut mengantre.
Selain soal Raudhah, Nova menyebut seluruh rangkaian ibadah di Madinah berjalan lancar.
Ia bersama rombongan Kloter 18 YIA bisa fokus sholat, berzikir, dan bersholawat di Masjid Nabawi tanpa kendala berarti.
“Iya, alhamdulillah,” jawabnya singkat penuh syukur.
Pengalaman Nova selaras dengan data dari Kepala Daerah Kerja Kadaker Madinah Khalilurrahman.
Kantor Daker Madinah memastikan seluruh jemaah haji gelombang II mendapat jatah masuk Raudhah.
“Alhamdulillah dengan izin Allah SWT dan berkat kerja keras tim Raudhah Daker Madinah, kita telah mendapatkan 110.980 tasreh Raudhah untuk jemaah haji Indonesia. Ini menunjukkan semua jemaah gelombang kedua bisa masuk Raudhah,” ujarnya.
Jumlah itu bahkan melebihi jumlah jemaah gelombang II yang sekitar 99.000 orang.
Akibatnya, sebagian jemaah seperti Nova bisa ziarah lebih dari 3 kali, baik pakai tasreh Daker Madinah maupun aplikasi Nusuk Masar.
“Ini kegembiraan bagi kami. Layanan dari Kementerian Haji Saudi luar biasa, kita diberikan kemudahan-kemudahan dan kelancaran,” tambahnya.
Khalilurrahman juga menitip pesan agar jemaah tetap tertib saat antre masuk Raudhah.
“Imbauan kami tetap koordinasi dengan Ketua Kloter dan Pembimbing Ibadah. Ketika tiba di Masjid Nabawi tidak usah terburu-buru, tidak usah tergesa-gesa. Masuk ke Raudhah dengan cara tertib, aman, tidak usah berebutan. InsyaAllah semuanya dapat ke Raudhah,” pesannya. (*/Red/MCH-2026)

