Wisata Anyer

Kabupaten Serang Juru Kunci POPDA XII Banten 2026, DPRD Minta Kadispora Dicopot

HUT RI PT PCM – KPP

SERANG – Hasil mengecewakan yang diraih Kontingen Kabupaten Serang pada Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XII Provinsi Banten 2026 memicu sorotan tajam dari DPRD Kabupaten Serang.

Anggota DPRD Kabupaten Serang, Azwar Anas, secara tegas meminta agar Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Kabupaten Serang dievaluasi bahkan dicopot dari jabatannya.

Permintaan itu disampaikan Azwar Anas setelah Kabupaten Serang harus puas berada di posisi paling buncit dalam klasemen akhir POPDA XII Banten 2026 dengan raihan 8 medali emas, 18 perak, dan 31 perunggu.

Menurut Azwar, keterpurukan prestasi olahraga pelajar Kabupaten Serang tidak boleh dianggap sebagai hal biasa.

Ia menilai kondisi tersebut menjadi bukti perlunya evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola pembinaan olahraga di Kabupaten Serang.

“Kita harus memberikan apresiasi kepada teman-teman atlet yang sudah berjuang. Tadi kami hadir saat penutupan untuk memberikan perhatian dan motivasi kepada mereka. Tapi bukan hanya sampai di situ, kondisi ini harus segera dibenahi,” kata Azwar.

Ia menyoroti minimnya perhatian terhadap pembinaan atlet pelajar meski anggaran olahraga yang dikelola pemerintah daerah terbilang besar.

Menurutnya, persoalan tersebut harus menjadi perhatian serius semua pihak.

“Anggaran kita besar, Rp4 miliar untuk KONI. Ini juga menjadi perhatian kita, kenapa dengan anggaran sebesar itu perhatian terhadap atlet sekolah masih kurang,” ujarnya.

Politisi Demokrat tersebut mengaku malu dengan hasil yang diraih Kabupaten Serang.

Bahkan, ia menyinggung posisi Kabupaten Serang yang berada di bawah Kabupaten Pandeglang dalam klasemen akhir POPDA.

“Jangan sampai seperti ini lagi. Masa kita kalah dari Pandeglang, lalu tiba-tiba turun ke peringkat paling akhir. Ini tidak boleh terjadi,” tegasnya.

HUT RI Pramuka Sankyu

Azwar menyebut tanggung jawab utama pembinaan olahraga berada di Dinas Pemuda dan Olahraga.

Karena itu, ia meminta Sekretaris Daerah Kabupaten Serang segera melakukan evaluasi terhadap kinerja pimpinan Dispora.

“Saya sudah bilang agar kepala dinasnya dicopot. Harus segera dievaluasi. Kalau memang ingin olahraga maju, harus dipimpin oleh orang yang benar-benar paham dan memiliki passion di bidang olahraga,” katanya.

Selain evaluasi terhadap Dispora, Azwar juga meminta adanya pembenahan menyeluruh mulai dari sistem pembinaan, penganggaran, hingga penyediaan fasilitas olahraga bagi para atlet pelajar.

“Perbaikan itu bukan hanya soal aturan, tetapi juga fasilitas dan penganggaran. Semua lini harus diperbaiki agar prestasi olahraga Kabupaten Serang bisa bangkit kembali,” ujarnya.

Meski demikian, Azwar juga meminta Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Serang turut mengambil peran aktif dalam membenahi prestasi olahraga daerah.

Menurutnya, koordinasi antara KONI dan Dispora harus diperkuat agar pembinaan atlet berjalan lebih optimal.

“KONI juga punya kewajiban membenahi olahraga di Kabupaten Serang. Ketua KONI yang baru harus segera berkoordinasi dengan Dispora agar pembinaan atlet lebih maksimal,” katanya.

Sebagai informasi, berdasarkan klasemen akhir POPDA XII Provinsi Banten 2026, Kota Tangerang keluar sebagai juara umum dengan raihan 106 medali emas, 75 perak, dan 84 perunggu.

Sementara Kabupaten Serang berada di posisi kedelapan atau terakhir dengan koleksi 8 emas, 18 perak, dan 31 perunggu.

Azwar berharap hasil buruk POPDA XII Banten 2026 menjadi momentum evaluasi total bagi Pemerintah Kabupaten Serang agar prestasi olahraga pelajar tidak kembali terpuruk pada ajang-ajang berikutnya.

“Kita berharap ini menjadi yang terakhir. Jangan sampai nanti pada event olahraga berikutnya Kabupaten Serang kembali menjadi juru kunci. Evaluasi harus dilakukan sekarang juga,” pungkasnya.***

HUT RI Dindikbud – Disporapar
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien