Wisata Anyer

Jemaah Haji Wajib Tahu! Ini Ciri Pendorong Resmi Kursi Roda di Masjidil Haram: Rompi Marun dan Abu-abu

MAKKAH – Jemaah jemaah haji lanjut usia (lansia) di Masjidil Haram terancam keselamatannya oleh praktik pendorong kursi roda ilegal.

Mereka kerapkali melakukan penelantaran jemaah lansia di tengah lautan manusia saat operasi penertiban berlangsung.

Pendorong tak berizin dari kalangan mukimin atau warga lokal sering kali melarikan diri saat melihat kedatangan petugas keamanan (Askar) Arab Saudi.

Merespons masalah ini, petugas penyelenggara haji meluncurkan inovasi Kartu Kendali. Kartu ini untuk memastikan jemaah hanya dilayani oleh pendorong resmi.

Kepala Seksi PKP2JH, Lansia dan Disabilitas Daker Makkah PPIH Arab Saudi 2026, Mayor CKM. dr. Ridwan Siswanto mengatakan, pendorong resmi memiliki ciri khusus dari seragamnya.

Seragam tersebut berompi berwarna merah marun untuk sif pagi, dan abu-abu untuk sif sore hingga malam.

Ia bilang, pendaftaran program ini dikoordinasikan satu pintu melalui ketua rombongan di setiap sektor pemukiman jemaah.

Skema Kartu Kendali menjadi filter mutlak agar insiden penelantaran tersebut tidak lagi memakan korban di Tanah Suci.

Sistem ini mempertemukan jemaah secara langsung dengan pendorong legal yang telah mengantongi izin operasi (tasrik) dari otoritas Masjidil Haram.

Nantinya akan ada pendataan bagi pendorong resmi. Usai didata, jemaah akan dihubungkan dengan pendorong resmi yang bersiaga di tiga terminal utama, yakni Syib Amir, Jabal Ka’bah, dan Ajyad.

Untuk Kartu Kendali, nantinya akan dipegang oleh dua pihak, satu untuk jemaah dan satu lagi untuk pendorong sebagai bukti transaksi sah.

“Kalau pendorong resmi itu insya Allah aman jemaah melaksanakan ibadah di dalam Masjidil Haram tanpa khawatir akan tertangkap oleh petugas keamanan,” jamin dr. Ridwan.

Sebagai langkah mencegah pungutan liar, petugas haji dilarang keras mengoordinir uang pembayaran jasa kursi roda.

Ia menegaskan, jemaah atau pendampingnya wajib membayarkan uang tunai Riyal langsung ke tangan pendorong setelah seluruh rukun ibadah selesai paripurna. (*/Ajo)

Hardiknas DPRD Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien