Ketua Regu Imbau Jemaah Siapkan Ceklis Barang Sebelum Pendorongan Keluar Hotel untuk ke Makkah
MADINAH — Secara bertahap jemaah haji Indonesia telah meninggalkan Madinah menuju Makkah untuk memasuki rangkaian ibadah haji berikutnya.
Persiapan fisik, mental, hingga pengecekan barang bawaan menjadi perhatian utama agar perjalanan berjalan lancar tanpa kendala.
Seperti saat momen pendorongan jemaah asal Embarkasi KNO Kloter 8, terlihat prosesnya berjalan lancar dan tak ada kendala berarti.
Saat jemaah mulai keluar dari hotel, Petugas akomodasi dan transportasi nampak aktif berkoordinasi dengan ketua regu dan rombongan yang memberi arahan kepada para jemaahnya sebelum menaiki bus.
Ketua Regu 1 Rombongan 9 Kloter 8 Embarkasi Kualanamu (KNO), Nanda Eko Dinata, mengaku selalu mengingatkan jemaah agar tidak terburu-buru saat proses pendorongan dari hotel di Madinah menuju Makkah.
“Yang penting menjaga mental tetap sehat, jangan terburu-buru. Semua dilakukan dengan tenang, karena kalau terburu-buru pasti banyak kelupaan,” kata Nanda kepada Media Center Haji di Madinah, Jum’at (8/5/2026).
Menurutnya, persiapan keberangkatan sudah dilakukan sejak sehari sebelum pendorongan.
Jemaah diminta membuat daftar atau ceklis barang bawaan agar tidak ada perlengkapan penting yang tertinggal.
“Kami siapkan list barang, apa saja yang dibawa, baik kebutuhan pribadi maupun perlengkapan yang akan dipakai di Makkah. Jadi saat koper dikumpulkan delapan jam sebelumnya semuanya sudah siap,” ungkap Nanda.
Selain memastikan barang bawaan lengkap, Nanda menekankan pentingnya menjaga stamina menghadapi cuaca panas di Arab Saudi.
Dia selalu mengimbau agar jemaah memperbanyak konsumsi air putih dan cukup beristirahat.
“Kalau biasanya cukup dua liter sehari, di cuaca panas seperti ini harus lebih banyak minum air putih supaya tidak dehidrasi,” ucapnya.
Ia juga mengajak jemaah memperkuat persiapan spiritual dengan memperbanyak ibadah wajib maupun sunah selama berada di Madinah, termasuk shalat berjamaah di Masjid Nabawi.
Nanda mengaku pelayanan petugas haji Indonesia tahun ini sangat membantu jemaah, mulai dari pembimbing ibadah hingga petugas kesehatan.
“Petugas-petugas dari Indonesia sangat membantu dan melayani sesuai kebutuhan jemaah. Teman-teman yang sakit juga langsung ditangani dengan baik,” katanya.
Ia berharap seluruh jemaah dapat menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci dengan lancar, sehat, dan khusyuk. (*/Red/MCH-2026)


