Kisah Para Pencari Akidi Tio, dari Dahlan Iskan hingga Ilham Bintang

JAKARTA – Nama Akidi Tio tiba-tiba saja trending di mesin pencari Google. Sosok tak populer itu menyita perhatian karena menyumbang Rp 2 triliun untuk penanganan COVID-19. Media beserta para jurnalis senior seperti Ilham Bintang hingga Dahlan Iskan pun mencoba melacak siapa sebenarnya Akidi Tio.

Hal ini bermula dari acara penyerahan bantuan untuk penanganan COVID-19, dari keluarga mendiang Akidi Tio kepada Kapolda Sumatera Selatan (Sumsel), Irjen Pol Eko Indra Heri, Selasa (27/7). Dana sebesar Rp 2 triliun itu sendiri baru diserahkan secara simbolis, berupa tulisan di atas papan styrofoam.

“Sebetulnya yang sukses itu anak-anaknya di Jakarta, mereka rencana mau datang ke Palembang bersama notaris dan juga dari BI (Bank Indonesia), namun batal karena situasi COVID-19 saat ini,” kata dokter keluarga Akidi Tio, Prof dr Hardi Darmawan di Palembang, Rabu (28/7/2021).

Dana Rp 2 triliun tentu bukan uang sedikit. Dari pemberitaan kumparan, sumbangan penanganan COVID-19 dari korporasi kakap seperti Astra International, Adaro, dan produsen kosmetik Wardah saja skalanya ‘cuma’ puluhan miliar rupiah.

Tak heran jika wartawan senior Dahlan Iskan pun, dibuat penasaran dengan sosok Akidi Tio. Di blog pribadinya, disway.id, dia menceritakan berbagai upaya untuk mencari tahu profil Akidi Tio. Bos Jawa Pos Group itu pun menghubungi langsung Hardi Darmawan.

Tapi Dahlan belum mendapat cerita detail soal Akidi Tio. Hardi baru menggambarkan Akidi Tio sebagai pria sederhana yang saat datang berobat hanya mengenakan baju dan celana putih. Sumbangannya selalu diatasnamakan hamba Tuhan.

Sementara saat akan menanyakan sosok Akidi Tio lebih detail, panggilan telepon kedua dan WA Dahlan Iskan tak mendapat respons dari Hardi. Dahlan juga menanyakan sosok Akidi Tio ke Bupati Aceh Timur, Rocky Hasballah Said, serta mantan Gubernur Sumsel dua periode, Alex Nurdin.

Keduanya tak mengenal Akidi Tio. Padahal dia disebut berasal dari Langsa, Aceh Timur, dan lama berkiprah di Palembang. “Berarti pengusaha ini memang luar biasa rendah hatinya. Low profile high profit. Dan yang seperti itu banyak sekali di lingkungan masyarakat Tionghoa,” tulis Dahlan Iskan.

Pencarian oleh Ilham Bintang
Ilham Bintang, wartawan senior lainnya, menuturkan kisah perburuan mengungkap sosok Akidi Tio di akun-nya di kumparan. Berharap banyak pada sosok Anwar Fuady, wong Palembang terkenal yang punya pergaulan luas, Ilham Bintang akhirnya harus kecewa karena Anwar Fuady pun tak mengenal Akidi Tio.

“Dia juga tidak mengenal Akidi Tio. Ini aneh. Baru sekali ini ada orang kaya “Wong Kito” luput dari pengetahuannya. Padahal, Anwar yang pernah maju sebagai Capres dalam Konvensi Golkar untuk Pilpres 2004, sekian tahun menjadi “buku pintar” segala hal menyangkut Palembang atau Sumatera Selatan pada umumnya,” tulis Ilham Bintang.

Dia sendiri mengaku terpengaruh oleh pihak yang tidak percaya akan kebenaran sosok Akidi Tio menyumbang Rp 2 triliun. “Sekurangnya, ragu. Saya malah merasa bersalah, tanpa memeriksa siaran pers lebih dulu, langsung meminta wartawan media saya menyiarkan berita Akidi Tio. Maksudnya, supaya berita berisi kebaikan itu menggugah para dermawan lainnya,” tulis Ilham Bintang.

Pencarian oleh kumparan
Tentu hal baik harus disebarkan, seperti halnya niat keluarga Akidi Tio menyumbang dana fantastis Rp 2 triliun untuk penanganan COVID-19. Penasaran dengan sosok tersebut, kumparan pun mencari tahu ke kalangan pengusaha, karena kiprah ini disebut sebagai latar belakang Akidi Tio.

Akidi Tio yang disebut berasal dari Aceh Timur, mengantarkan kumparan menanyakan hal ini ke pimpinan Kadin di Bumi Serambi Mekah itu. Tapi Plh Ketua Kadin Aceh, Muhammad Mada, mengaku belum mendapatkan info konkret mengenai Akidi Tio.

“Belum dapat info konkretnya (Akidi Tio),” ujarnya kepada kumparan, Selasa (27/7).

Hal sama terungkap dari Asosiasi Pengusaha Indonesia, tempat berkumpulnya para pengusaha selain di Kadin.

“Saya enggak kenal, cuma baca beritanya saja,” kata Ketua Kebijakan Publik Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo), Sutrisno Iwantono.

Bos Group Sido Muncul, Irwan Hidayat, yang banyak berkiprah di komunitas Tionghoa, juga tidak pernah mengenal Akidi Tio. Kendati begitu, dia mengungkapkan kekaguman atas apa yang dilakukan oleh Akidi Tio. Keduanya diketahui sama-sama berlatar belakang sebagai pengusaha keturunan Tionghoa yang filantropis. (*/Kumparan)

Demokrat
Royal Juli