Menjaga Amanah Jemaah Haji, Petugas PPIH Bagasi Bandara Madinah Siaga 24 Jam
MADINAH — Jemaah haji yang berangkat ke Tanah Suci hanya membawa koper kabin dan tas paspor saat naik pesawat.
Sementara koper besar diserahkan lebih awal kepada petugas saat masuk asrama haji untuk diproses melalui bagasi.
Koper-koper tersebut kemudian dikirim dan dipastikan tiba bersama jemaah di hotel tempat menginap di Madinah untuk gelombang pertama, serta di hotel Makkah untuk jemaah gelombang kedua.
Di balik kelancaran proses itu, ada kerja keras petugas bagasi yang berjaga selama 24 jam penuh untuk memastikan seluruh barang bawaan jemaah tetap aman.
Mereka bekerja dalam tiga sif, masing-masing selama delapan jam setiap hari.
Aktivitas petugas bagasi semakin padat ketika beberapa kelompok terbang (kloter) tiba dalam waktu berdekatan.
Seperti pada Kamis (23/4/2026) malam, sebanyak empat kloter jemaah haji tiba bersamaan di Bandara Internasional Pangeran Muhammad bin Abdul Aziz, Madinah.
Dalam kondisi tersebut, petugas harus bergerak cepat menghitung, mendata, dan memastikan seluruh barang jemaah, mulai dari koper besar, kursi roda, hingga tongkat, tetap lengkap dan aman.
Penanggung Jawab Bagasi Daerah Kerja (Daker) Bandara Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi 2026, Fitsa Baharuddin, mengatakan seluruh bagasi jamaah menjadi tanggung jawab timnya.
Menurutnya, ketelitian dan kesiapsiagaan menjadi kunci utama agar barang bawaan jemaah dapat sampai dengan selamat ke hotel masing-masing.
“Kami berharap pelaksanaan haji 2026 ini berjalan lancar dan seluruh barang bawaan jamaah tetap aman,” kata Fitsa. (*/Nandi)


