Wisata Anyer

Pastikan Sampai ke Tangan Jemaah, Kemenhaj Minta Maaf Soal Bagasi yang Tertinggal

Posco Idul Adha

 

JAKARTA – Kemenhaj melalui Juru Bicaranya Maria Assegaf menyampaikan permohonan maaf secara resmi, karena masih ada bagasi jemaah yang tertinggal di Arab Saudi.

Maria mengungkapkan penyebabnya, karena masih ada bagasi jemaah yang belum ikut penerbangan dari Arab Saudi ke Tanah Air.

Hal itu disampaikan Maria dalam konferensi pers hari ke-48 operasional haji 1447 H/2026, Ahad 7 Juni 2026.

“Atas ketidaknyamanan tersebut, kami menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada para jemaah dan keluarga. Kami tentu memahami bahwa bagasi merupakan bagian terpenting bagi jemaah dan dapat menimbulkan kekhawatiran,” ujarnya.

Atas permasalahan tersebut, Maria memastikan pihaknya tidak tinggal diam. PPI Arab Saudi sudah bergerak cepat, sudah berkoordinasi intensif dengan pihak penerbangan.

“PPI Arab Saudi melalui daker bandara terus berkontak intensif dengan pihak Saudi Airlines untuk mempercepat proses pengiriman bagasi yang belum terangkut. Kami terus mengawal proses ini secara serius sampai seluruh bagasi bisa sampai ke tangan jemaah dengan aman,” kata dia.

Pada kesempatan itu, pihaknya mencatat sebanyak 34.488 jemaah haji dan petugas sudah tiba di Indonesia, 95 kloter juga telah diberangkatkan.

Kemenhaj RI merilis data kepulangan jemaah haji Indonesia per Ahad, 7 Juni 2026 bertepatan 21 Dzulhijah 1447 H. Tercatat sebanyak 34.488 jemaah dan petugas sudah tiba di debarkasi Tanah Air.

Angka itu diumumkan Juru Bicara Kementerian Haji dan Umroh Maria Assegaf saat konferensi pers hari ke-48 operasional haji tahun 2026.

Data kepulangan jadi sorotan seiring dimulainya pergerakan gelombang 2 jemaah dari Makkah ke Madinah, tahapan akhir sebelum pulang lewat Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz Madinah.

Maria menyebut proses pemulangan berjalan aman, tertib, terkendali.

“Seluruh layanan terus dioptimalkan agar setiap jamaah bisa memperoleh pelayanan terbaik hingga kembali ke Tanah Air,” ujarnya.

Seiring data kepulangan naik, Kemenhaj juga mengumumkan bahwa gelombang 2 dimulai, dimana ribuan jemaah mulai dipindah dari Makkah ke Madinah menggunakan bus antar kota.

Berkaitan dengan hal tersebut, Ia mengimbau dokumen seperti paspor yang harus menjadi perhatian utama.

Jemaah diminta jaga baik-baik dan lapor Ketua Kloter jika hilang agar tidak hambat kepulangan.

Dengan 34.488 orang sudah mendarat, Kemenhaj berharap agar seluruh jemaah Indonesia pulang selamat, sehat, dan meraih haji mabrur/mabrurah. (*/Red/MCH-2026)

DPRD Banten Hari Pancasila
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien