PPIH Sektor 3 Madinah Punya Tim Tangguh, Siap Hadapi Lonjakan Kedatangan dan Pendorongan Jemaah

MADINAH — Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Daerah Kerja (Daker) Madinah menegaskan kesiapan mereka dalam menghadapi lonjakan kedatangan jemaah haji yang berlangsung dengan intensitas tinggi di kota tersebut.
Kesiapan ini didukung oleh sistem kerja tim yang solid serta pengaturan operasional yang dirancang untuk menjaga kelancaran pelayanan sejak jemaah tiba hingga menuju tempat pemondokan.
Selama fase kedatangan, Daker Madinah bertanggung jawab memastikan seluruh proses berjalan tertib, termasuk pengaturan transportasi dan distribusi jemaah ke hotel secara terstruktur.
Kepala Sektor 3 Daker Madinah, Irfan Darmawansyah, menyampaikan bahwa secara umum layanan terhadap jemaah berjalan lancar tanpa hambatan berarti.
“Kalau untuk pelayanannya kami alhamdulillah tidak ada masalah. Cuman yang tantangannya itu kedatangan itu berdekatan waktunya,”ujarnya, Minggu (3/5/2026).
Ia mengungkapkan, jarak waktu kedatangan antar kloter yang sangat berdekatan menjadi tantangan utama dalam pengelolaan di lapangan.
“Nah itu yang agak tantangan karena kita harus mengatur tim segala macam, terus kedua kadang sehari full kedatangan itu datang,”imbuhnya.
Menurutnya, kondisi tersebut menuntut kesiapan petugas dalam mengatur ritme kerja agar tetap optimal sepanjang hari.
“Tapi ya karena kita pengaturan jadwal tim untuk bergantian, eh tantangan itu bisa kami atasi dengan baik,”jelasnya.

Sejak awal kedatangan jemaah, kata dia, pembagian tugas telah dilakukan dengan sistem bergilir untuk menjaga efektivitas pelayanan.
“Untuk dari pertama kloter pertama datang, tim itu dibagi dua. Jadi bergantian setiap eh tim pertama A, berikutnya tim B, terus bergantian,”ujarnya.
Pola kerja tersebut memungkinkan setiap tim memiliki waktu istirahat yang cukup di tengah padatnya aktivitas pelayanan.
“Jadi masing-masing tim ada istirahatnya. Nah sampai jamaah itu eh kedatangan terus ini berganti eh bergantian tim A dan tim B. Untuk ke depan ini karena di tanggal 3 dan 4, 5 itu sekitar 13 kloter dalam 2 hari,”tuturnya .
Mengantisipasi lonjakan yang lebih besar, pihaknya berencana menambah jumlah tim agar pelayanan tetap maksimal.
“Kita mungkin akan pecah menjadi 4 tim. Karena bersamaan dengan juga proses eh pendorongan ke Makkah. Mungkin tim itu akan kita rubah menjadi 4 tim,”jelasnya.
Ia menambahkan, pada fase awal kedatangan, dua tim yang disiapkan masih mampu menangani kebutuhan pelayanan secara efektif.
“Kemarin itu hanya 2 tim,cukup untuk membantu kami eh dalam kedatangan,” tegasnya.
Untuk kedatangan terbaru, Irfan memastikan seluruh proses berlangsung sesuai dengan jadwal yang telah ditentukan.
“Kedatangan hari ini sesuai dengan jadwal, SOC 31, tepat waktu, kita jadwal jam sekira jam 4. saat ini datang bus, eh sudah masuk dari bandara Madinah,”pungkasnya.
Dengan strategi penguatan tim dan pengaturan jadwal yang lebih fleksibel, Daker Madinah optimistis dapat menjaga kualitas layanan meski menghadapi arus kedatangan jemaah yang padat dalam waktu singkat. (*/Red/MCH-2026)


