Terapkan SOP 8 Jam Sebelum Berangkat, Pendorongan Jemaah Haji Sektor 2 ke Makkah Berjalan Lancar

MADINAH – Penerapan Standar Operasional Prosedur (SOP) ketat, yakni 8 jam sebelum keberangkatan menjadi kunci kelancaran pendorongan jemaah haji di Sektor 2 Daker Madinah menuju Makkah, Sabtu (2/5/2026).
Kali ini, pendorongan dari Madinah dilakukan di Hotel Maysan Al-Harithia kepada 445 jemaah asal Embarkasi KJT Kloter 6.
Hingga rombongan ke-17 diberangkatkan, tercatat tidak ada jemaah maupun koper yang tertinggal.
PPIH Ketua Sektor 2 Daker Madinah, Iskandar Mahyudin, memaparkan tahapan pendorongan dimulai sejak 8 jam sebelum jadwal bus berangkat.
“Seluruh tas jemaah pada 8 jam sebelum keberangkatan sudah berada di depan kamar masing-masing. Kemudian 3-4 jam sebelum keberangkatan, tas diturunkan oleh petugas, ummal, dan dimasukkan ke dalam bus,” jelasnya saat ditemui usai pendorongan.
Setelah koper masuk bus, tahap berikutnya adalah penjemputan jemaah.

Iskandar menyebut setelah 3 jam tas koper dimasukkan, maka bus akan datang menjemput jemaah, kemudian persiapan untuk langsung berangkat.
Guna memastikan tidak ada barang tertinggal, petugas gabungan di Sektor Madinah melakukan sweeping ke seluruh kamar.
Jika masih ada tas yang tertinggal, maka pihaknya akan menyusulkan ke kloter berikutnya atau gunakan angkutan selanjutnya.
Ia menyebut koordinasi dengan ketua kloter dilakukan sejak awal. Sebelum keberangkatan, pihaknya mengundang seluruh ketua kloter.
“Kita jelaskan SOP pendorongan ini termasuk tas jemaah dan jam berapa jemaah harus masuk, sehingga koordinasi memudahkan pelaksanaan,” jelas Iskandar lagi.
Adapun Kawasan Sektor 2 Madinah sendiri telah menerima 64 kloter jemaah haji gelombang pertama.
Pendorongan 445 jemaah dari Hotel Maysan Al-Harithia ini berjalan lancar juga diakuinya, berkat kerjasama dan dukungan penuh pihak hotel.
“Alhamdulillah, pihak hotel dan petugas hotel sangat mendukung untuk pelaksanaan pendorongan ini,” tutup Iskandar. (*/Red/MCH-2026)


