Wisata Anyer

Usai Pelaksanaan Haji 2026, Menhaj dan Wamenhaj Laporkan Hasil Evaluasi ke Presiden

 

JAKARTA — Presiden Prabowo Subianto memanggil Menteri Haji dan Umrah, Mochammad Irfan Yusuf, beserta Wakil Menteri Haji dan Umrah, Dahnil Anzar Simanjuntak, ke Padepokan Garuda Yaksa, Hambalang, Jawa Barat, pada Rabu (17/6/2026).

Dahnil menjelaskan bahwa pemanggilan tersebut bertujuan untuk menyampaikan laporan komprehensif terkait pelaksanaan ibadah haji tahun ini yang baru saja selesai.

“Hari ini kami dipanggil Pak Presiden untuk menyampaikan laporan terkait dengan pelaksanaan haji yang sudah berlangsung. Perhatian Presiden terhadap impian seluruh umat Islam di Indonesia untuk mendapatkan pelayanan haji yang prima adalah bagian yang sangat penting,” ujar Dahnil di Hambalang.

Menurut Dahnil, Kepala Negara ingin melihat secara langsung sekaligus mendengar poin-poin perbaikan yang perlu dilakukan demi mengoptimalkan pelaksanaan haji ke depan.

Berdasarkan hasil evaluasi di lapangan, Kementerian Haji dan Umrah mengantongi puluhan catatan krusial.

“Ada sekitar 20 poin perbaikan yang kami lakukan dan itu semua kami sampaikan kepada Bapak Presiden,” ungkapnya.

Dahnil tidak menampik bahwa salah satu sektor utama yang menjadi sorotan dan bahan evaluasi adalah persoalan kesehatan jemaah.

Ia menegaskan, fokus utama Presiden Prabowo adalah memastikan negara hadir untuk memfasilitasi umat Islam agar dapat beribadah dengan aman dan nyaman.

“Semua aspek kami evaluasi. Yang jelas, Pak Prabowo ingin memfasilitasi mimpi sebagian besar umat Islam di Indonesia agar pelaksanaan haji bisa berjalan dengan baik. Catatan penting dari Presiden adalah impian masyarakat untuk berhaji harus diakomodasi dengan pelayanan terbaik,” pungkas Dahnil. ***

DPRD Banten Tahun Baru Islam
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien