Vistasi Tiap Hari ke Hotel, Dedikasi Petugas Haji Sektor 5 Madinah Jaga Jemaah Lansia dan Disabilitas
MADINAH – Petugas Layanan Lansia dan Disabilitas (Landis) Sektor 5 Madinah tampil sebagai garda depan pendampingan jemaah haji rentan. Tugas mereka tak berhenti saat jemaah turun dari bis, tapi berlanjut dengan visitasi harian ke hotel-hotel tempat menginap.
Hal itu disampaikan Fahmi Anwar, Petugas Haji Layanan Lansia dan Disabilitas Sektor 5 Madinah, saat ditemui media di sela tugas.
Fahmi menjelaskan, peran Landis dimulai sejak kedatangan jemaah di Madinah.
Tim langsung memfasilitasi pendorongan jemaah lansia dan disabilitas dari bis menuju hotel. Kursi roda sudah disiapkan untuk bantu mobilitas mereka.
“Intinya Tusi Landis adalah kami yang sering berkomunikasi dengan para lansia dan disabilitas. Setiap hari kami visitasi, menanyakan kabarnya, bagaimana kondisinya. Jika ada yang perlu dilaporkan ke kesehatan, langsung kami laporkan,” ujar Fahmi.
Karena lokasi Sektor 5 cukup jauh dari Masjid Nabawi, tim Landis membagi jadwal kunjungan per hotel. Koordinasi antarpetugas diperketat agar seluruh jemaah rentan tetap terlayani tanpa ada yang terlewat.
Fahmi menyebut, respons jemaah selama musim haji tahun ini sangat baik. Para lansia dan disabilitas kooperatif saat diberi imbauan petugas.
“Alhamdulillah selama ini para jamaah haji kooperatif semua. Kita setiap visitasi himbau untuk tidak terlalu memaksakan ke masjid agar kesehatan mereka terjaga. Alhamdulillah mereka sangat kooperatif ketika diberi arahan seperti itu,” katanya.
Berkat kepatuhan jemaah dan kerja solid petugas, Sektor 5 Madinah nihil kejadian membahayakan. Seluruh rangkaian ibadah jemaah lansia dan disabilitas berjalan lancar.
“Alhamdulillah di sektor 5 ini tidak ada sesuatu yang membahayakan dan alhamdulillah lancar semua,” ucapnya.
Di akhir, Fahmi menyampaikan apresiasi dan doa untuk jemaah bimbingannya.
“Kami ucapkan terima kasih banyak jazakumullah khairan kepada seluruh jamaah haji yang sudah kooperatif. Kami doakan agar ibadah mereka di sini mabrur dan menjadi pribadi yang lebih baik lagi ketika kembali ke Indonesia,” tuturnya.
Meski jumlah jemaah Landis di Sektor 5 tergolong banyak, pembagian tugas dan jadwal yang rapi membuat semua kebutuhan jemaah rentan tetap teratasi dengan baik. (*/Red/MCH-2026)

