Bangunan Madrasah di Kota Santri Tidak Layak, Pagi Digunakan Mts, Sore Kegiatan MDA

Sekda

PANDELANG – Bangunan madrasah Kabupaten Pandeglang, atau kerap dikenal kota santri ternyata masih banyak yang tidak layak. Seperti kondisi madsarah MTs Curuglanglang bangunanya sangat tidak layak untuk proses belajar mengajar, bahkan selain di gunakan untuk Mts di pagi hari, gedung tersebut juga dipakai untuk kegiatan belajar siswa Madrasah Diniyah Awaliyah (MDA) di sore hari.

Sutejo, Salah satu pendidik di MTs Curuglanglang mengatakan bahwa keberadaan gedung sekolah tersebut sangat dibutuhkan oleh warga di sekitar Desa Curuglanglang, pasalnya selain di pakai oleh 28 siswa MTs Curuglanglang untuk kegiatan belajar mengajar, pada sore harinya gubug reyod tersebut digunakan kembali oleh 37 siswa MDA.

Pemprov

“Keberadaan Gedung MTs Curuglanglang tersebut sangat dibutuhkan oleh warga di sekitar Desa Curuglanglang, karena MDA pakai tempat tersebut untuk belajar dan mengajar,”katanya.

Kepala Sekolah MTs Curuglanglang, Komarudin  membenarkan bahwa keberadaan gedung MTs Curuglanglang tersebut sangat dibutuhkan oleh warga sekitar Desa Curuglanglang, karena pada sore harinya dipakai untuk kegiatan belajar mengajar oleh 37 siswa dan siswi MDA. Komarudin berharap ada donatur dari luar untuk membantu pihaknya membangun gedung sekolah tersebut, agar kedepannya siswa dan siswi bisa belajar dengan nyaman dan aman tidak harus resah jika turun hujan.

“Keberadaan bangunan sekolah tersebut sangat dibutuhkan warga untuk anak-anaknya menimba iilmu, kami berharap ada donatur yang mau membangun sekolah ini jadi lebih layak untuk kegiatan belajar dan mengajar,” harapnya. (*)

Lebak