Bendungan jebol, Rumah Warga di Menes Terendam Banjir

Lazisku

PANDEGLANG – Sebanyak 23 rumah penduduk di Desa Sindangkarya, Kecamatan Menes dilanda banjir, Rabu (7/3/18). Bencana banjir tersebut diakibatkan oleh jebolnya bendungan DI Cigodes, sehingga air sungai tersebut meluap kepermukiman warga.

Kepala Desa Sindangkarya, Andi mengatakan, bendungan di Cigodes jebol, sehingga air tumpah ke aliran sungai Cigodes dan akhirnya meluap ke permukaan, akibatnya sebanyak 23 rumah warganya terkena banjir.

“Karena dari semalam hingga saat ini curah hujan cukup tinggi, mungkin bendungan itu tidak kuat menahan volume air yang tinggi. Akhirnya bendungan itu jebol dan mengakibatkan bencana banjir,” ungkapnya

Ks
Kpu

Selain ditimpa curah hujan tinggi kata Kades, bangunan bendungan tersebut juga telah dimakan usia, sehingga tidak kuat lagi menahan volume air yang cukup tinggi. Namun ia berharap, pihak pemerintah bisa melakukan perbaikan lagi, soalnya kalau tidak segera ditangani, dipastikan setiap hujan tiba air sungai akan sering meluap dan membanjiri permukiman warga.

“Kalau ketinggian air yang merendam rumah warga diperkirakan setinggi lutut orang dewasa,” katanya

Salah seorang perangkat Desa Sindangkarya, Nana Supriatna mengaku, bencana banjir yang melanda sebagian rumah warga di desanya itu dari luapan air sungai Cigodes. Karena bendungan DI Cigodes jebol, sehingga volume air di sungai itu tinggi dan cukup deras, sehingga hingga meluap kepermukaan.

“Kami minta pemerintah segera melakukan penanganan pada bendungan itu,” pintanya. (*/Achuy)

DPRD Banten LH
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien