BNPT Gaet Fosil MA Guna Membangun Kawasan Khusus Terpadu Nusantara di Pandeglang

PANDEGLANG – Dalam rangka rencana membangun Kawasan Khusus Terpadu Nusantara (KKTN) di Kabupaten Pandeglang, Badan Penanggulangan Terorisme Nasional (BNPT), mengajak Forum Silaturahmi Mathla’ul Anwar (FosilMA) wujudkan kesejahteraan Masyarakat Pandeglang khususnya eksnapiter (mantan narapidana teroris) dan penyintas.

Pertemuan perencananaan program KKTN, yang diinisiasi BPNT dilaksanakan di Kampung Salam Desa Saninten Kaduhejo. Dan dihadiri oleh Koordinator Sinergitas BNPT Yudi F Putra, Pengurus FosilMA Andi YH Djuwaeli (Sestama), H. Fuad Syauqi (Anggota Presidium), M. Sofyan (Bendatama), Zaenal Mutaqin (Wasektama), serta pihak perhutani yg dikoordinir RPH Edih Koswara dan Asper Alek E. Subrata.

Lanjut, rencananya pelaksanaan pembanguna KKTN berada di area milik Perhutani dengan luas lahan 230 Hektar. Dan LMD Truna Lestari yang di koordinatori Abdurosid sebagai penerima sasaran Program.

“Lokasi sudah siap, yang dimiliki oleh Perhutani di Desa Saninten. Seluas 230 Hektar,” ucap Koordinator Sinergitas Yudi F Putra, Sabtu, (11/9/2021).

Yudi menambahkan kedepan semoga program KKTN bisa menjadi solusi dan harapan meningkatkan kesejahteraan kelompok rentan terpengaruh paham terorisme dan eksnapiter (mantan narapidana teroris) serta penyintas.

“Kegiatan ini untuk kepentingan para penyintas dan napiter, juga untuk masyarakat khususnya pandeglang,” pungkasnya.

Sementara itu, Sekretaris utama Fosil MA Haji Andi YH. Djuwaeli mengatakan pihaknya mendukung adanya rencana pembangunan kawasan khusus terpadu nusantara. Karena ini merupakan program yang baik bagi Para eksnapiter, dan masyarakat Pandeglang.

“Kerjasama ini sebagai wujud komitmen FosilMA dalam rangka peningkatan ekonomi umat,” tandasnya. (*/Fani)

Demokrat
Royal Juli