Wisata Anyer

Bupati Serang Berangkatkan 20 Peserta Belajar Kaligrafi di Lemka Sukabumi, Target Juara Umum MTQ Banten 2027

SERANG – Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah resmi melepas 20 peserta terbaik untuk mengikuti program pendidikan dan pelatihan kaligrafi Al-Qur’an di Lembaga Kaligrafi Al-Qur’an (Lemka), Kota Sukabumi, Jawa Barat.

Program pembinaan tersebut akan berlangsung selama satu tahun sebagai langkah strategis meningkatkan kualitas cabang kaligrafi menjelang Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Provinsi Banten 2027.

Pelepasan peserta dilakukan di Pendopo Bupati Serang, Kamis (6/8/2026).

Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah mengatakan, pengiriman peserta ke Lemka merupakan tindak lanjut hasil evaluasi Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Serang usai pelaksanaan MTQ ke-23 tingkat Provinsi Banten 2026.

Berdasarkan evaluasi tersebut, cabang kaligrafi dinilai masih menjadi salah satu aspek yang perlu diperkuat.

“Hari ini kami melepas peserta dari Kabupaten Serang untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan kaligrafi di Lemka Sukabumi selama kurang lebih satu tahun. Ini merupakan bagian dari upaya pembinaan agar kualitas kaligrafi Kabupaten Serang semakin meningkat,” ujar Zakiyah.

Menurutnya, sebanyak 20 peserta yang dipilih telah melalui proses pemetaan oleh LPTQ Kabupaten Serang dan dinilai memiliki potensi untuk berkembang. Selama mengikuti pendidikan, mereka akan mendapatkan pembinaan intensif dari para pengajar Lemka.

Zakiyah berharap seluruh peserta mampu memanfaatkan kesempatan tersebut dengan maksimal sehingga dapat kembali ke Kabupaten Serang dengan kemampuan yang lebih baik.

“Pemerintah Kabupaten Serang memohon doa dan dukungan masyarakat agar seluruh peserta dapat mengikuti pendidikan dengan disiplin, menyerap ilmu sebanyak-banyaknya, dan nantinya menjadi kaligrafer yang berkualitas,” katanya.

Ia optimistis hasil pembinaan selama satu tahun akan menjadi modal penting bagi Kabupaten Serang untuk meningkatkan prestasi pada MTQ Provinsi Banten 2027.

“Kami berharap setelah menyelesaikan pendidikan, mereka mampu memberikan hasil terbaik sehingga target meraih prestasi yang lebih tinggi di MTQ Provinsi Banten dapat terwujud,” ucapnya.

Meski fokus pembinaan saat ini diarahkan pada cabang kaligrafi, Zakiyah menegaskan cabang-cabang MTQ lainnya tetap mendapatkan pembinaan secara berkelanjutan agar prestasi yang telah diraih dapat dipertahankan bahkan ditingkatkan.

“Pembinaan untuk semua cabang tetap berjalan. Namun berdasarkan evaluasi, kaligrafi menjadi prioritas yang harus diperkuat secara berkesinambungan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua LPTQ Kabupaten Serang Budi Haryadi menjelaskan, program pendidikan di Lemka memiliki dua tujuan utama.

Selain mengejar target Juara Umum MTQ Provinsi Banten 2027, para peserta juga diharapkan mampu mengembangkan ilmu kaligrafi di tengah masyarakat setelah menyelesaikan pendidikan.

“Harapannya bukan hanya berprestasi di MTQ, tetapi juga dapat mengamalkan dan mengajarkan ilmu kaligrafi kepada masyarakat,” kata Budi.

Ia memastikan seluruh kebutuhan pendidikan peserta, termasuk biaya selama mengikuti pelatihan di Lemka, ditanggung oleh Pemerintah Kabupaten Serang melalui LPTQ Kabupaten Serang.

LPTQ juga akan melakukan pemantauan rutin terhadap perkembangan peserta dengan mengunjungi mereka setiap bulan.

“Setiap bulan kami akan melakukan monitoring langsung untuk melihat perkembangan kemampuan masing-masing peserta dan memastikan proses pembinaan berjalan sesuai target,” pungkasnya.***

PWI Ucapan Sekda
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien