Warga Kota Serang Digegerkan Penemuan Mayat di Samping Kantor Walikota

SERANG – Warga Perumahan Kota Serang Baru (KSB), Kelurahan Banjar Agung, Kecamatan Cipocok Jaya, Kota Serang digegerkan dengan penemuan mayat di sebuah aliran sungai yang berada sekitar 100 meter dari Kantor Walikota Serang, pada Minggu (20/11/2022) sore.

Saat ditemukan, kondisi mayat berjenis kelamin laki-laki yang mengenakan kaos merah dengan celana panjang itu sudah dalam keadaan membengkak dan mengeluarkan bau tak sedap.

Salah seorang warga, Gilang mengatakan, bahwa korban diduga pelaku pencuri yang sempat ditangkap warga dan berhasil melarikan diri dengan melompat ke aliran sungai pada Kamis (17/11/2022) malam.

“Kayaknya itu maling yang pas malam Jumat sempat ditangkap, tapi pas diinterogasi kabur. Kayaknya dia lompat ke sungai, waktu itu sempat dicari tapi gak ketemu. Dari ciri-ciri pakaiannya (mayat) sih persis sama maling itu,” kata Gilang, Minggu (20/11/2022) petang.

Disampaikan Gilang, kondisi air sungai yang meluap akibat hujan deras membuat warga kesulitan saat mencari keberadaan terduga pelaku pencuri yang kabur.

“Waktu itu emang hujan deras, air sungai juga banjir. Jadi pas kabur langsung dicari itu (terduga) maling, udah pakai senter, tapi itu gak ketemu,” ujarnya.

Sankyu ks

Sementara itu, Kapolsek Cipocok Jaya Kompol Lishandaya pun turut membenarkan, bahwa mayat yang ditemukan di aliran sungai tersebut diduga telah meninggal sejak 2 hari yang lalu atau bersamaan dengan kejadian seorang pencuri yang kabur usai ditangkap oleh warga Perumahan KSB.

“Pertama kali ditemukan sama warga yang mau mancing. Mayatnya kalau dilihat sih udah ada 2 hari (meninggalnya) karena badannya sudah menggelembung. Dan sesuai kronologis penemuan kami hubungkan dengan info warga, jadi pas malam Jumat itu warga sempat menangkap pencuri, sempet dipegang tapi berhasil kabur,” ungkap Kompol Lishandaya.

“Dari keterangan saksi sih ciri-ciri mayat dengan terduga pencuri yang sempat ditangkap itu matching, kaos merah dan celana jeans,” imbuhnya.

Meski begitu, disampaikan Lishandaya, bahwa pihaknya masih akan melakukan penyelidikan lebih lanjut untuk mengungkap identitas mayat tersebut, termasuk memeriksa rekaman CCTV yang ada di sekitar Perumahan KSB.

“Sementara diduga pelaku pencurian. Tapi nanti kita cocokan dengan rekaman CCTV yang ada. Saksi-saksi sudah kita mintai keterangan dan semuanya mengarah bahwa mayat itu merupakan pelaku pencuri yang sempat ditangkap tapi kabur,” kata Lishandaya.

Saat ini, mayat pria tanpa identitas tersebut sudah dievakuasi petugas kepolisian menuju Rumah Sakit Bhayangkara Polda Banten guna menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

“Mayat dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara untuk dilakukan autopsi. Perkembangan lebih lanjut akan kami laporkan kembali,” tandasnya. (*/YS)