Kasus Kecelakaan Mantan Kepala DPMPTSP Pandeglang: Berkas Perkara Segera Dilimpahkan ke Kejaksaan

PANDEGLANG – Penyidik Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pandeglang bersiap melimpahkan berkas perkara kasus kecelakaan maut yang melibatkan mantan Kepala DPMPTSP Kabupaten Pandeglang, Ahmad Mursidi, ke Kejaksaan Negeri Pandeglang.
Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Senna Indiarto Rajasa Putra, mengonfirmasi bahwa status penanganan kasus ini telah ditingkatkan.
“Untuk proses penyelidikan sudah naik ke tahap penyidikan, dan SPDP (Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan) sudah dikirimkan ke Kejaksaan,” ujar AKP Senna kepada wartawan, Jumat (29/5/2026).
Tragedi yang terjadi pada akhir April 2026 lalu ini merenggut dua korban jiwa dan melukai sejumlah orang setelah kendaraan yang dikemudikan oleh Mursidi menabrak kerumunan siswa SDN Sukaratu 5.
Polisi resmi menetapkan Ahmad Mursidi sebagai tersangka setelah melalui serangkaian prosedur hukum, meliputi:

Pemeriksaan saksi-saksi di lokasi kejadian.
Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).
Pengumpulan barang bukti dan analisis rekaman CCTV.
“Dalam proses penyidikan ini, saudara Mursidi sudah resmi ditetapkan sebagai tersangka,” tambah AKP Senna.
Dari hasil pemeriksaan, tersangka mengaku sempat kehilangan kesadaran dan hilang kendali atas kendaraannya saat insiden maut tersebut terjadi.
Pihak kepolisian akan segera memanggil kembali tersangka untuk melakukan pelimpahan berkas tahap satu ke Kejaksaan.
Meskipun pascakecelakaan Ahmad Mursidi telah dilantik jabatan baru oleh Bupati Pandeglang sebagai Staf Ahli Bupati bidang Pemerintahan, Hukum, dan Politik, polisi menegaskan proses hukum akan tetap berjalan profesional.
“Proses hukum terus berjalan. Meskipun yang bersangkutan sudah dilantik oleh Bupati, hal itu tidak menjadi kendala atau menghalangi statusnya sebagai tersangka dalam kasus kecelakaan lalu lintas ini,” tegas AKP Senna.
Sebagai informasi, insiden tragis ini menewaskan dua orang korban, yang terdiri dari seorang siswa sekolah dasar dan seorang pedagang yang berada di sekitar lokasi kejadian.
Sementara itu, beberapa korban luka lainnya telah mendapatkan perawatan medis di rumah sakit daerah setempat.***


