Wisata Anyer

Di Tengah Efisiensi, BPKPSDM Terus Dorong Peningkatan SDM Pegawai Pemkot Cilegon

Dindik HUT Tangerang Kab

CILEGON-Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Cilegon terus mendorong peningkatan kompetensi aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Cilegon di tengah kebijakan efisiensi anggaran.

Upaya tersebut dilakukan melalui pengiriman pegawai untuk mengikuti pendidikan dan pelatihan serta optimalisasi kerja sama dengan lembaga pemerintah.

Kepala BKPSDM Kota Cilegon, Joko Purwanto, mengatakan, pengembangan kompetensi ASN tetap menjadi perhatian meskipun pelaksanaan kegiatan harus menyesuaikan dengan kebijakan efisiensi anggaran.

“Untuk program pengembangan kompetensi dilakukan dengan pengiriman peserta Diklatpim dan diklat teknis lainnya,” ujar Joko, Rabu (14/10/2026).

Menurutnya, pendidikan dan pelatihan kepemimpinan (Diklatpim) serta pelatihan teknis menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia aparatur.

Staf Ahli Bupati HUT Tangerang Kab

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat kemampuan pegawai sesuai dengan kebutuhan organisasi dan bidang tugas masing-masing.

Melalui kegiatan pendidikan dan pelatihan, ASN diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan, keterampilan, serta kapasitas dalam menjalankan tugas pemerintahan.

Kompetensi tersebut juga dibutuhkan untuk mendukung efektivitas kerja organisasi perangkat daerah (OPD) dan meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Disdukcapil HUT Tangerang Kab

Selain mengirimkan pegawai untuk mengikuti diklat, BKPSDM Kota Cilegon mengoptimalkan kerja sama dengan Badan Kepegawaian Negara (BKN) dan Lembaga Administrasi Negara (LAN).

Kolaborasi tersebut menjadi salah satu strategi untuk menjaga keberlanjutan program pengembangan kompetensi dengan memanfaatkan fasilitas pembelajaran yang tersedia.

Joko menjelaskan, kerja sama dengan kedua lembaga tersebut dilakukan melalui kegiatan pembelajaran secara daring atau webinar.

Skema ini dipilih sebagai alternatif untuk memperluas kesempatan ASN mengikuti program peningkatan kompetensi tanpa harus selalu menyelenggarakan pelatihan secara mandiri.

“Selain itu, dalam rangka efisiensi, kami bekerja sama dengan BKN dan LAN melaksanakan webinar-webinar untuk meningkatkan kompetensi ASN,” katanya.

Pemanfaatan webinar memungkinkan pegawai memperoleh materi pembelajaran dari lembaga terkait dengan pelaksanaan yang lebih fleksibel.

Kegiatan tersebut juga menjadi sarana bagi ASN untuk memperbarui pengetahuan mengenai kebijakan, regulasi, serta berbagai aspek penyelenggaraan pemerintahan.

Kerja sama dengan BKN dan LAN sekaligus menjadi upaya BKPSDM dalam memanfaatkan program pengembangan kompetensi yang tersedia di tingkat pusat.

Dengan demikian, peningkatan kapasitas pegawai tetap dapat dilakukan melalui berbagai mekanisme yang sesuai dengan kondisi anggaran daerah.

Meski demikian, Joko mengungkapkan bahwa BKPSDM Kota Cilegon saat ini tidak menyelenggarakan kegiatan pelatihan atau kegiatan sejenis secara mandiri.

Pelaksanaan program pengembangan kompetensi disesuaikan dengan kebijakan efisiensi yang diterapkan pemerintah.

“Saat ini BKPSDM tidak melakukan kegiatan pelatihan atau sejenisnya,” ungkapnya.

Kondisi tersebut membuat BKPSDM perlu mengoptimalkan alternatif pengembangan kompetensi melalui pengiriman peserta diklat dan kolaborasi dengan lembaga pemerintah terkait.

Langkah ini ditempuh agar peningkatan kualitas ASN tetap berjalan tanpa bergantung pada penyelenggaraan pelatihan secara mandiri.

Pengembangan kompetensi dinilai penting untuk memastikan ASN mampu mengikuti dinamika penyelenggaraan pemerintahan.

Pegawai dituntut memahami perkembangan regulasi, meningkatkan keterampilan kerja, serta menyesuaikan kemampuan dengan kebutuhan organisasi dan pelayanan masyarakat.

Di sisi lain, efisiensi anggaran mendorong pemerintah daerah untuk lebih selektif dalam menentukan kegiatan prioritas.

Karena itu, pemanfaatan program pembelajaran yang tersedia melalui kerja sama antarlembaga menjadi salah satu pilihan untuk menjaga efektivitas pengembangan sumber daya manusia aparatur.

BKPSDM Kota Cilegon berharap berbagai upaya tersebut dapat membantu meningkatkan kapasitas pegawai sekaligus mendukung kinerja OPD.

Peningkatan kompetensi ASN diharapkan tetap berkelanjutan meskipun pelaksanaan program harus menyesuaikan dengan keterbatasan anggaran.

Dengan mengoptimalkan pendidikan dan pelatihan serta kerja sama dengan BKN dan LAN, BKPSDM berupaya menjaga kualitas sumber daya manusia aparatur di lingkungan Pemkot Cilegon.

Upaya tersebut diharapkan berdampak pada peningkatan kinerja pemerintahan dan kualitas pelayanan kepada masyarakat.***

DTRB HUT Tangerang Kab
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien