Peserta MTQ Menurun, PCNU Cilegon Minta LPTQ Lakukan Evaluasi Serius

CILEGON – Ketua Pengurus Cabang Nahdatul Ulama (PCNU) Kota Cilegon, KH Hifdullah, mengaku miris dengan merosotnya jumlah peserta MTQ ke-16 tingkat Kota Cilegon yang hanya setengah dari penyelenggaraan di tahun 2016 lalu.

Hifdullah berharap dengan minimnya jumlah peserta yang manggung di perhelatan MTQ ke-16 Kota Cilegon kali ini ada evaluasi yang serius dari Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) sebagai penanggung jawab.

Diketahui 2016 lalu saat MTQ ke-15 tingkat Kota Cilegon jumlah peserta yang beradu skill mencapai 400 orang, namun pada penyelenggaraan tahun ini jumlah peserta hanya separuhnya saja.

“Ini harus jadi evaluasi LPTQ, kenapa pesertanya hanya 50 persen dari tahun lalu,” ujarnya, Selasa malam (28/2).

Dishub

Namun hal tersebut dinilai wajar mengingat kebijakan Walikota Cilegon Tb Iman Ariyadi yang menginginkan peserta MTQ kali ini harus asli warga Kota Cilegon.

“Tidak semua kecamatan ada potensi di semua kategori cabang MTQ, ini juga yang harus kita evaluasi bersama bagaimana solusinya kedepan,” ujar KH Hifdullah.

Menurutnya, pemerintah dalam hal ini LPTQ Kota Cilegon, harus melakukan analisa kekurangan sumber daya manusia (SDM) di bidang tilawatil qur’an ini di setiap kecamatan di Kota Cilegon.

Dilain pihak, Ketua LPTQ Kota Cilegon Sari Suryati, saat diminta menanggapi menurunnya jumlah peserta di MTQ ke-16 tingkat Kota Cilegon ini, menilai penurunan tersebut hanya dari segi kuantitas saja.

“Kami yakin hanya kuantitasnya saja, justru secara kualitas kota lebih baik,” ujar Sari yang juga Sekda Kota Cilegon ini. (*)

KPID Banten