Cegah Perundungan dan Kecanduan Gawai, SD Bosowa Al Azhar Deklarasikan Budaya Sekolah Aman saat MPLS
CILEGON – SD Bosowa Al Azhar sukses menyelenggarakan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2026/2027 yang berlangsung pada 13 hingga 17 Juli 2026 di lingkungan sekolah.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh peserta didik dari kelas satu hingga kelas enam ini berlangsung meriah, edukatif, dan penuh antusiasme sebagai langkah awal membangun karakter, budaya sekolah yang positif, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman.
Rangkaian MPLS diawali dengan kegiatan salam sapa dan ice breaking untuk membangun keakraban antara siswa, guru, dan warga sekolah.
Kegiatan dilanjutkan dengan agenda berkeliling sekolah guna mengenalkan berbagai fasilitas belajar, seperti ruang kelas, perpustakaan, laboratorium, area bermain, hingga pemahaman tata tertib sekolah agar siswa lebih mengenali lingkungan belajar mereka.

Suasana semakin semarak melalui kegiatan fun framing. Program ini dirancang khusus untuk mempererat kebersamaan, melatih kerja sama, serta menumbuhkan rasa percaya diri peserta didik melalui aktivitas menanam tanaman hias dan berbagai permainan interaktif.
Selain pengenalan fisik sekolah, SD Bosowa Al Azhar juga menghadirkan dua seminar edukatif sebagai bagian dari penguatan karakter dan perlindungan anak sejak dini.
Seminar pertama mengangkat tema kesehatan dan perlindungan diri dengan menghadirkan narasumber dari Rumah Sakit Bethsaida. Dalam sesi ini, peserta didik mendapatkan edukasi mengenai bahaya penyalahgunaan narkoba sejak dini, pentingnya menjaga kesehatan, serta kewaspadaan terhadap orang asing, termasuk imbauan untuk tidak sembarangan menerima makanan dari orang yang tidak dikenal.
Selanjutnya, seminar kedua bertema perlindungan fisik dan keadaban digital menghadirkan pakar dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB).
Melalui seminar ini, siswa diajak memahami pentingnya menjaga keamanan diri, menggunakan media digital secara bijak, menghormati sesama di dunia maya, serta membatasi durasi bermain game.
Sebagai bentuk komitmen nyata dalam menciptakan lingkungan belajar yang positif, seluruh warga sekolah melaksanakan Deklarasi Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.
Deklarasi ini merupakan implementasi nyata dari arahan Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi dalam membangun satuan pendidikan yang bebas dari perundungan, kekerasan, serta diskriminasi.
Kepala SD Bosowa Al Azhar, Laila Amalia, menyampaikan rasa syukur atas kelancaran seluruh rangkaian kegiatan yang ditutup dengan respons positif dari para orang tua murid tersebut.
“Alhamdulillah, seluruh rangkaian MPLS selama satu pekan dapat berjalan dengan lancar dan diikuti dengan penuh antusias oleh seluruh siswa. Kami berharap berbagai kegiatan yang telah diberikan, baik pengenalan lingkungan sekolah, seminar kesehatan, literasi digital, maupun deklarasi budaya sekolah aman, dapat menjadi bekal bagi peserta didik untuk menjalani proses pembelajaran dengan semangat, disiplin, berkarakter, dan bertanggung jawab,” ujar Laila Amalia.
Melalui pelaksanaan MPLS ini, SD Bosowa Al Azhar menegaskan komitmennya untuk tidak hanya menghadirkan pengalaman belajar yang menyenangkan, tetapi juga membentuk generasi muda yang cakap digital, peduli keselamatan, dan mampu saling menghargai.***

