Interpelasi DPRD Dinilai untuk Bergaining Kasus Kredit Macet BPRS-CM yang Melibatkan Anggota Dewan 

 

CILEGON – Menguatnya wacana interpelasi oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Cilegon terhadap Pemerintahan Helldy-Sanuji, banyak dinilai tidak tepat oleh sejumlah kalangan.

Selain partai-partai seperti PAN, PPP dan lainnya menyatakan tidak ambil bagian dari interpelasi tersebut, sejumlah elemen masyarakat juga menilai bahwa interpelasi DPRD hanya untuk menjatuhkan lawan politik saja.

Sekretaris MPC Pemuda Pancasila Kota Cilegon, Eka Wandoro Dahlan, salah satu yang menduga bahwa wacana interpelasi didasarkan atas kepentingan politik kelompok yang ingin kembali berkuasa.

Selain itu Eka malah menduga rencana interpelasi DPRD terhadap Helldy-Sanuji ini terkait penyidikan kasus dugaan korupsi yang tengah ditangani Kejari Kota Cilegon.

Dimana Kejari melakukan penggeledahan di kantor PT Bank Pembiyaan Rakyat Syari’ah Cilegon Mandiri (BPRS-CM) beberapa waktu lalu.

Wacana interpelasi dimunculkan DPRD karena sejumlah anggota dewan dari partai-partai tertentu terlibat dalam kasus kredit macet dan bermasalah di BPRS-CM.

Kadin

“Jangan-jangan maksudnya mereka itu untuk bergaining, karena BPRS diperiksa oleh Kejari yang ada sangkut pautnya dengan sejumlah oknum anggota dewan. Itu proses hukum harus terus berjalan dan harus dihormati,” ujar Eka kepada wartawan, Jumat (14/1/2022).

Eka menyebut sejumlah elemen masyarakat menolak wacana interpelasi DPRD tersebut.

“Atas dasar ini, kita menolak, menolak keras rencana interpelasi terhadap Pemerintahan Helldy-Sanuji,” imbuhnya.

Eka malah menyinggung kinerja sejumlah anggota dewan yang dianggap belum terlihat maksimal dalam melayani kepentingan masyarakat.

“Jangan sampai anggota dewan ini hanya bekerja untuk kepentingan partainya, berapa kali jadi anggota dewan jalan masih rusak di depan matanya, gak sesuai dengan janjinya saat mencalonkan sebagai anggota dewan, yang kaya gitu saya sarankan jangan dipilih lagi lah oleh masyarakat, serta yang harus diingat mereka pun diawasi oleh masyarakat langsung,” jelasnya.

Eka bahkan membeberkan sejumlah hasil kerja yang telah dilakukan Helldy-Sanuji sejak memimpin, seperti pendirian 4 SMP Negeri baru dalam waktu yang cukup singkat; pembangunan palang pintu rel kereta api yang belum lama ini telah diresmikan; dan sejumlah prestasi lainnya.

“Tidak perlu saya sebut kan semua prestasi Helldy-Sanuji, masyarakat sudah merasakan kok, dan sudah sangat cerdas. Apa yang tidak bisa dilakukan pada pemerintahan yang sebelumnya, ternyata bisa dihasilkan oleh Pemerintahan Helldy-Sanuji, walaupun belum satu tahun menjabat,” pungkas Eka. (*/Red)

Bank banten