KSOP Banten Beri Penghargaan Kepada Nahkoda Penyelamat Kapal Hanyut

Loading...

CILEGON – Sebagai bentuk apresiasi pemerintah kepada masyarakat yang telah berjasa membantu mengendalikan keselamatan alur pelayaran, KSOP Kelas I Banten memberikan Surat Penghargaan kepada para Nakhoda Kapal Tunda yang telah membantu menyelamatkan kapal hanyut di alur perairan Merak, Selasa (27/8/2019).

Sebagai informasi, pada tanggal 21 Agustus 2019 telah terjadi kapal hilang kendali/hanyut terbawa arus. Semula sebuah kapal dengan nama ROSMALA berjenis Ro-Ro Ferry GT.4377 tersebut berlabuh jangkar tanpa awak pada koordinat 05° 56.8327′ LS / 105° 58.9158′ BT namun kemudian bergerak tanpa terkendali.

PCM

Mengetahui hal tersebut, tim dari beberapa kapal tunda pada tanggal 21 – 22 Agustus 2019 melakukan tindakan penyelamatan dengan melokalisir dan menggiring kapal tersebut pada tempat berlabuh yang baru di tepi pantai Pulorida.

Atas tindakan penyelamatan Tim Kapal Tunda tersebut, Kepala KSOP Kelas I Banten Bapak Drs. Herwanto, MM selaku wakil pemerintah di bidang penyelenggaraan pelabuhan dan keselamatan pelayaran di Provinsi Banten beserta jajaran pejabat struktural KSOP Kelas I Banten memberikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada tim penyelamat yang terdiri dari GM Operasi Wilayah 1 PT Jasa Armada Indonesia, Manager Wilayah Banten PT Jasa Armada Indonesia, para Nakhoda beserta para ABK Kapal Tunda yang terdiri dari Kapal Tunda Tirta Yasa II-212, Tirta Yasa 4, Tirta Yasa 5 dan Tirta Yasa 6. Karena atas jasa dari Tim Penyelamat maka keselamatan dan keamanan alur pelayaran di wilayah Merak dapat terkendali.

Keselamatan pelayaran merupakan hal yang tidak bisa ditawar lagi yang menjadi tanggung jawab kita semua, untuk itu partisipasi, sinergi dan tindakan yang bersifat antisipatif guna kelancaran dan keselamatan pelayaran sangat dibutuhkan, sehingga akan tercipta keselamatan berlayar khususnya di wilayah perairan Indonesia. (*/Red)

Bank bnten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien