Mantan Manajer CUFC Klaim Punya Bukti Persidangan dan Menampik sebagai Terdakwa

CILEGON – Pihak CUFC membantah putusan hakim di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi pada Pengadilan Negeri Serang Nomor: 35/Pid.Sus-TPK/2017/PN.SRG, bahwa putusan hakim memerintahkan kepada penyidik KPK agar seorang bernama Yudhi Aprianto, yang pernah menjabat manajer Cilegon United FC, agar ditarik sebagai terdakwa.

Yudhi Aprianto dalam keterangan persnya mengatakan pihaknya mengklaim mempunyai bukti bukti hasil persidangan dan membantah putusan hakim di Pengadilan Negeri Serang, karena masih ada putusan sidang lanjutan lainnya.

“Itu yang diisukan adalah putusan pertama di PN Serang, kan ada beberapa keputusan lagi, ada keputusan banding ada putusan PK, intinya KPK itu profesional, saya di periksa KPK 40 jam pada saat OTT itu berlangsung selama satu tahun setiap hari Kamis pada saat penyidikan, saya belum terdakwa, saya saksi,” katanya Kepada Fakta Banten, Senin (13/9/2021).

Ia mengaku KPK adalah tim independen yang sudah melakukan semua tugasnya dengan baik, dan ia membantah menjadi terdakwa.

“Saya belum menjadi terdakwa saya masih jadi saksi, itu baru putusan pertama di Pengadilan Negeri Serang, kan ada beberapa putusan lagi yang lain,” ujarnya. (*/Ihsan)

Demokrat
Royal Juli