Wisata Anyer

Pemkot Cilegon Tegaskan Kesetaraan Atlet Disabilitas dan Bonus yang Sama pada Peparpeda Banten 2026

 

CILEGON – Pemerintah Kota Cilegon menegaskan komitmennya dalam mendukung atlet disabilitas yang akan berlaga pada Pekan Paralimpik Pelajar Daerah (Peparpeda) IX Banten 2026 dengan memberikan perlakuan yang setara, termasuk pemberian bonus yang sama dengan atlet non-disabilitas.

Ajang Peparpeda IX Banten 2026 akan berlangsung pada 24-28 Juni 2026 di Kota Cilegon dengan melibatkan kontingen dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Banten.

Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Pariwisata, dan Kebudayaan (Disporapar) Kota Cilegon, Sakri Jasiman, mengatakan pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan penuh tanpa membedakan atlet disabilitas maupun atlet non-disabilitas.

“Dan tentu kami juga dari pemerintah, tidak membedakan dalam arti bahwa perlakuan kita sama antara atlet umum dengan atlet disabilitas. Termasuk juga nanti bonusnya kita samakan, jadi tidak ada perbedaan,” kata Sakri di Cilegon, Rabu (24/6/2026).

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan yang setara kepada seluruh atlet yang telah mengharumkan nama daerah.

“Tentu ini juga salah satu bentuk komitmen pemerintah untuk mendukung baik atlet umum maupun atlet paralimpik atau atlet disabilitas,” ujarnya.

Terkait pemberian bonus, Sakri mengatakan pemerintah masih melakukan penghitungan anggaran karena sebelumnya Kota Cilegon baru menyelesaikan pelaksanaan Pekan Olahraga Pelajar Daerah (Popda).

Perhitungan tersebut akan mempertimbangkan jumlah perolehan medali dari berbagai ajang olahraga, termasuk prestasi yang diraih atlet.

“Semua akan dikalkulasi dan nantinya diusulkan pada perubahan anggaran untuk pemberian bonus,” katanya.

Sakri menyebut jumlah atlet yang terlibat pada Peparpeda relatif lebih sedikit dibandingkan Popda.

Rata-rata setiap kabupaten dan kota hanya mengirimkan sekitar 30 hingga 40 orang dalam satu kontingen.

“Ini memang berbeda dengan Popda yang kemarin jumlah pesertanya bisa mencapai 400 sampai 500 orang. Karena jumlah peserta lebih sedikit, penyelenggaraannya juga lebih sederhana,” ujarnya.

Ia menjelaskan, anggaran penyelenggaraan Peparpeda menjadi satu rangkaian dengan kegiatan olahraga pelajar lainnya yang telah dialokasikan pemerintah daerah.

Selain Popda dan Peparpeda, Pemerintah Kota Cilegon juga akan menggelar Pekan Olahraga Tradisional pada November 2026.

“Jadi anggarannya menyatu untuk tiga kegiatan, yakni Popda, Peparpeda, dan Pekan Olahraga Tradisional,” katanya.

Sementara itu, sejumlah venue pertandingan telah disiapkan, di antaranya Gedung Olahraga ASA Sport Center untuk cabang bulu tangkis, Stadion Geger Cilegon untuk cabang atletik, serta lokasi lainnya yang disesuaikan dengan kebutuhan pertandingan, termasuk tenis meja tunanetra.

Menurut Sakri, pemerintah daerah juga tengah mengkalkulasi besaran bonus bagi atlet peraih medali emas dengan mempertimbangkan kemampuan keuangan daerah.

Namun, pihaknya berupaya agar nominal yang diberikan minimal sama dengan dua tahun sebelumnya.

“Tentunya kami akan melihat kemampuan keuangan daerah, tetapi arahan pimpinan minimal sama dengan dua tahun sebelumnya,” kata Sakri.***

DPRD Banten Tahun Baru Islam
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien