PDM Cilegon Gelar Hari Bermuhammadiyah 2026, Perkuat Sinergi Bangun SDM Unggul Menuju Cilegon Juare
CILEGON – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Cilegon akan menggelar Hari Bermuhammadiyah 2026 pada Sabtu, 27 Juni 2026, sebagai upaya memperkuat peran Muhammadiyah dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia (SDM) yang unggul, berkarakter, dan berdaya saing.
Kegiatan tersebut mengusung tema “Sinergi Muhammadiyah dan Pemerintah Daerah dalam Mewujudkan SDM Cilegon Unggul: Integrasi Etika, Pengetahuan, dan Keterampilan Menuju Cilegon Juare”.
Melalui kegiatan ini, Muhammadiyah ingin mempererat kolaborasi dengan Pemerintah Kota Cilegon dalam menghadapi tantangan pembangunan daerah yang semakin kompleks dan kompetitif, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia.
Acara tersebut akan menghadirkan Ma’mun Murod sebagai narasumber utama. Sementara itu, Wali Kota Cilegon dijadwalkan menjadi keynote speaker yang akan menyampaikan arah pembangunan Kota Cilegon serta pentingnya sinergi seluruh elemen masyarakat dalam meningkatkan mutu SDM.
Peningkatan kualitas sumber daya manusia dinilai menjadi salah satu faktor utama dalam mendorong kemajuan daerah. Karena itu, diperlukan kerja sama yang kuat antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan untuk menciptakan generasi yang memiliki kemampuan akademik, keterampilan, serta karakter yang baik.
Ketua PDM Cilegon mengatakan Hari Bermuhammadiyah bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memperkokoh identitas, semangat, dan gerakan dakwah Muhammadiyah yang berkemajuan.
“Muhammadiyah memandang Hari Bermuhammadiyah sebagai sarana memantapkan jati diri keislaman yang berkemajuan sekaligus menyatukan semangat dan orientasi gerakan dalam kehidupan bermasyarakat dan berbangsa,” ujarnya.
Kegiatan ini akan dihadiri berbagai unsur Persyarikatan Muhammadiyah, mulai dari Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Banten, PDM, PCM, Organisasi Otonom (Ortom), kepala Amal Usaha Muhammadiyah (AUM), guru SMA, SMP, dan SMK Muhammadiyah, hingga unsur pemerintahan dan masyarakat.
Selain itu, camat, lurah, anggota Muhammadiyah, simpatisan, dan masyarakat umum juga akan turut berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.
Melalui forum ini, Muhammadiyah Cilegon menegaskan komitmennya sebagai mitra strategis pemerintah dalam mencetak generasi yang tidak hanya unggul dalam ilmu pengetahuan dan keterampilan, tetapi juga memiliki integritas moral, etika, serta nilai-nilai keislaman yang kuat.
“Semangat tersebut sejalan dengan peran Muhammadiyah dalam memajukan kesejahteraan bangsa melalui penguatan pendidikan, moralitas, dan pembangunan masyarakat,” demikian disampaikan.
PDM Cilegon berharap Hari Bermuhammadiyah 2026 dapat menjadi wadah lahirnya gagasan dan aksi nyata untuk membangun sumber daya manusia yang unggul, berakhlak, kompeten, dan berdaya saing.
Dengan demikian, cita-cita mewujudkan “Cilegon Juare” sebagai daerah yang maju, sejahtera, dan berkemajuan dapat tercapai melalui sinergi antara Muhammadiyah, pemerintah, dan seluruh elemen masyarakat.***

