Tim SAR Gabungan Temukan Pemancing Terseret Arus di Perairan Merak dalam Kondisi Meninggal Dunia
CILEGON – Tim SAR Gabungan menemukan Hendri Wibowo (27), pemancing yang dilaporkan terseret arus di Perairan Merak, tepatnya di belakang PT Krakatau Steel, Kelurahan Warnasari, Kecamatan Citangkil, Kota Cilegon, Banten, dalam kondisi meninggal dunia pada Senin (27/7/2026).
Korban ditemukan pada hari kedua operasi pencarian sekitar pukul 13.36 WIB, berjarak kurang lebih 10 meter dari lokasi awal kejadian.
Komandan Tim Rescue Basarnas Banten, Suwarsito, mengatakan korban berhasil ditemukan setelah tim SAR gabungan melakukan pencarian secara terpadu melalui jalur laut, darat, dan udara.
“Korban berhasil ditemukan pada hari kedua operasi SAR dalam kondisi meninggal dunia sekitar 10 meter dari lokasi kejadian. Setelah proses evakuasi selesai, korban langsung dibawa ke RSUD Panggung Rawi dan diserahkan kepada pihak keluarga. Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR gabungan yang telah bekerja secara maksimal sehingga operasi pencarian dapat berjalan dengan aman dan lancar,” ujar Suwarsito.
Ia menjelaskan, sebelum pencarian dimulai, seluruh personel mengikuti briefing dan kemudian dibagi ke dalam tiga Search and Rescue Unit (SRU) untuk mempercepat proses pencarian.
SRU I melaksanakan pencarian visual di permukaan laut menggunakan Rubber Boat Basarnas dengan pola paralel pada area seluas satu nautical mile persegi.
SRU II menyisir kawasan pesisir sejauh satu kilometer ke arah utara dan satu kilometer ke arah timur dari lokasi kejadian, sedangkan SRU III melakukan pemantauan udara menggunakan drone thermal dengan radius pencarian satu kilometer.
Upaya pencarian membuahkan hasil pada pukul 13.36 WIB. Korban ditemukan pada koordinat 5°59’18.0″ LS dan 105°59’01.4″ BT atau sekitar 10 meter dari titik awal korban dilaporkan hilang.
Selanjutnya, Tim SAR Gabungan mengevakuasi jenazah korban menggunakan Rescue Car menuju RSUD Panggung Rawi, Kota Cilegon, untuk penanganan lebih lanjut sebelum diserahkan kepada pihak keluarga.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian dan pertolongan (SAR) resmi diusulkan ditutup, dan seluruh unsur SAR yang terlibat dikembalikan ke satuan masing-masing.
Sebelumnya, korban dilaporkan hilang setelah terseret arus saat memancing bersama tiga rekannya di Spot Kadut Gacor, Perairan Merak, pada Minggu (26/7) sekitar pukul 18.30 WIB.
Saat itu, ombak besar menghantam lokasi tempat mereka memancing sehingga korban terpeleset dan terseret arus laut.***

