Wisata Anyer

Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 Rampung 2027, Dongkrak Pariwisata Tanjung Lesung

HUT RI PT PCM – KPP

TANGERANG– Penyelesaian Jalan Tol Serang-Panimbang Seksi 3 yang ditargetkan rampung 2027. Jalan tol ini diprediksi menjadi penopang utama pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata Tanjung Lesung.

Gubernur Banten Andra Soni menyebut akses tol yang semakin terbuka akan mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah, khususnya sektor pariwisata.

Hal tersebut disampaikan Andra saat menerima kunjungan PT Banten West Java (BWJ) Tourism Development di Kantor Gubernur eks BLKI Serpong, Kota Tangerang Selatan, Rabu (19/8/2026).

Menurut Andra, pengembangan KEK Tanjung Lesung perlu didukung konektivitas dan infrastruktur memadai. Keberadaan Tol Serang-Panimbang yang nantinya beroperasi penuh hingga Panimbang dinilai menjadi daya dukung penting.

“Tol Serang-Panimbang jika sudah beroperasi hingga Panimbang, ini tentunya juga menjadi salah satu daya dukung infrastruktur menuju Tanjung Lesung dan destinasi wisata lainnya,” imbuhnya.

Kepala DPMPTSP Provinsi Banten Virgojanti menambahkan, Seksi 3 Tol Serang-Panimbang diperkirakan selesai sesuai jadwal.

“Yang lebih penting lagi Bapak Gubernur tadi menyampaikan sebentar lagi jalan tol Serang-Panimbang seksi 3 akan selesai. Insya Allah mudah-mudahan kalau sesuai dengan jadwal diperkirakan 2027 seluruh seksi selesai,” ujarnya.

Virgojanti menilai tol tersebut akan menjadi sarana penting dalam membangkitkan perekonomian di sekitar jalur tol maupun kawasan KEK Tanjung Lesung.

HUT RI Pramuka Sankyu

Ia juga mendorong pengelola kawasan untuk membenahi fasilitas dan memperkuat promosi menyambut akses wisatawan yang semakin mudah.

Presiden Direktur PT BWJ Tourism Development Purnomo Siswoprastijo mengatakan, pihaknya terus mengembangkan KEK Pariwisata Tanjung Lesung melalui investasi di bidang pariwisata.

“Dan ke depan, dengan selesainya jalan tol Serang-Panimbang, tentunya ini akan menimbulkan lagi perkembangan untuk investasi di bidang pariwisata di kawasan Tanjung Lesung ini dan juga tentunya akan mendongkrak kawasan-kawasan di sekitarnya,” ujarnya.

Purnomo menyebut nilai investasi yang telah dikerjakan badan usaha pengelola dan investor di kawasan Tanjung Lesung saat ini telah mencapai lebih dari Rp2,5 triliun. Investasi tersebut berdampak pada penyerapan tenaga kerja.

“Hingga tahun ini, sekitar 6.500 tenaga kerja telah terserap dalam berbagai kegiatan dan even yang diselenggarakan di Tanjung Lesung,” jelasnya.

Kepala Dinas Pariwisata Provinsi Banten Ely Susiyana mengatakan, pihaknya terus mendukung pengembangan KEK Tanjung Lesung melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, daerah, dan swasta.

Pengembangan juga diarahkan untuk mengubah top of mind wisatawan.

“Ini adalah salah satu KEK pariwisata tertua sebetulnya dan memang ini kita dorong karena harapan Pak Gubernur ke depan kita merubah top of mind-nya para calon wisatawan, agar tujuannya sekarang ke Banten aja,” katanya.***

HUT RI Dindikbud – Disporapar
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien