Kejati Berhasil Pulihkan Rp25 Miliar Keuangan Bank Banten

 

SERANG – Kejaksaan Tinggi Banten (Kejati Banten) melalui tim jaksa pengacara negara telah berhasil memulihkan keuangan Bank Banten sebesar Rp25.501.257.584,- pada tanggal 11 November 2022.

Hal itu disampaikan oleh Asisten Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Banten Aluwi, pada Senin (14/11/2022).

Ia mengatakan bahwa Tim Jaksa Pengacara Negara berhasil memulihkan keuangan Bank Banten melalui mediasi dengan pihak asuransi atas klaim asuransi sebesar Rp5,1 miliar.

Sankyu ks

Bukan hanya itu saja, Tim Jaksa Pengacara juga berhasil melakukan penagihan dari Kredit macet debitur komersil (Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja) sebesar Rp5 miliar yang sudah masuk ke rekening Bank Banten pada hari Kamis tanggal 11 November 2022.

Ditambah, Penagihan kredit macet dari beberapa debitur kredit komersil (Kredit Investasi dan Kredit Modal Kerja) sebesar Rp.952.033.636 (sembilan ratus lima puluh dua juta tiga puluh tiga ribu enam ratus tiga puluh enam rupiah) yang telah masuk ke rekening Bank Banten sejak tanggal 02 September 2022 sampai dengan 20 Oktober 2022 berhasil dilakukan oleh Tim Jaksa Pengacara.

“Dengan demikian total yang sudah berhasil dipulihkan Jaksa Pengacara Negara pada Asisten Bidang Perdata Dan Tata Usaha Negara Kejaksaan Tinggi Banten sampai dengan tanggal 11 November 2022 sebesar Rp25,5 miliar,” kata Aluwi.

Kemudian, disamping itu, Kepala Kejaksaan Tinggi Banten, melalui Kepala Seksi Penerangan Hukum Ivan H Siahaan, berharap masyarakat bisa mendukung Pemerintah Provinsi maupun Pemerintah Kabupaten dan Kota Se-Banten untuk bersama-sama memperkuat Bank Banten menjadi tulang punggung perekonomian Banten maupun nasional, serta menjadi bank kebanggaan untuk masyarakat Banten.

“Diharapkan ini menjadi keyakinan dan optimisme kita menjadikan Bank Banten yang sehat dan terpercaya,” kata Kepala Kejati Banten melalui Ivan H Siahaan. (*/Hery)