Titip-menitip hingga Rekomendasi Jadi Fenomena Rekrutmen Badan Ad Hoc Pemilu

 

SERANG – Praktik titip-menitip hingga rekomendasi jelang rekrutmen Badan Ad Hoc Pemilihan Umum (Pemilu) telah menjadi fenomena politik di Indonesia, baik di Komisi Pemilihan Umum (KPU) maupun Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu).

Demikian diungkapkan Ketua Pokja Wartawan Harian dan Elektronik Provinsi Banten, Deni Saprowi saat menjadi narasumber sosialisasi regulasi pembentukan Badan Ad Hoc dan pengenalan SIAKBA, yang diselenggarakan KPU Kabupaten Serang, di salah satu Cafe di Kota Serang, pada Selasa, (15/11/2022).

Deni mengaku mempunyai banyak catatan saat memasuki tahun politik. Berdasarkan perjalanan Pemilu 2019, titip-menitip hingga rekomendasi untuk memasukkan orang saat rekrutmen Badan Ad Hoc Pemilu masih marak ditemukan.

Fenomena tersebut kata jurnalis Radar Banten ini tidak menutup kemungkinan kembali terjadi pada Pemilu 2024. Sebab, saat ini proses rekrutmen Badan Ad Hoc pada KPU telah dimulai.

Diketahui, Badan Ad Hoc yang dimaksud kata dia, di antaranya Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) di tingkat kelurahan, dan Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS). Demikian sama halnya juga pada Badan Ad Hoc Bawaslu.

“Ada fenomena-fenomena menarik pada rekrutmen Badan Ad Hoc. Mulai dari titip-menitip hingga rekomendasi ada di mana-mana,” kata Saprol, begitu sapaan akrabnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengevaluasi bagaimana proses seleksi Badan Ad Hoc pada Pemilu.

Saprol menyebut, berdasarkan evaluasi Pemilu 2019 masih ada dugaan orang Parpol yang masuk di penyelenggara Pemlilu.

Padahal kata dia, hal itu menjadi penanda buruknya proses seleksi rekrutmen Badan Ad Hoc Pemilu.

Untuk itu dirinya berharap agar KPU dan Bawaslu dalam merekrut Badan Ad Hoc diselenggarakan secara selektif dan berbasis kompetensi, sesuai dengan standar kualifikasi penyelenggara Pemilu.

Sementara itu, Anggota KPU Kabupaten Serang, Zainal Muttaqin menegaskan, jika pembentukan Badan Ad Hoc pada Pemilu 2024 ini bukan hanya sebatas merekrut, melainkan juga merupakan proses partisipasi dari masyarakat. (*/Faqih)

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien