Ratusan Ormas di Kota Serang Minim Laporan ke Kesbangpol

SERANG – Ratusan Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) yang tercatat di Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Serang saat ini jarang melaporkan bentuk kegiatan yang dilakukan oleh tiap-tiap Ormas. Hal tersebut dikatakan oleh Kasi Pembangunan Politik Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kota Serang Ahmad Turmudi.

“Jadi 148 Ormas itu jarang melaporkan kegiatannya. Seharusnya nama ormas yang sudah tercantum itu minimal sudah melaporkan, baik pertiga bulan atau pertahun kek gitu,” katanya melalui sambungan telepon seluler, Senin (22/7).

Dalam setiap tahunnya. Pihaknya selalu melakukan kegiatan sosialisasi guna meningkatkan kesadaran pengurus Ormas. Namun, pada tahun ini sosialisasi itu tidaklah maksimal dikarenakan terbentur anggaran.

“Memang untuk anggaran sosialisasi di tiap ormas hanya dapat setahun aja. Tapi tahun depan akan ada penambahan, dan kita juga kan sering ada event-event itu kita sampaikan,” ucapnya.

Ia memaparkan, dari setiap laporan ormas yang terdaftar di Kantor Kesbangpol Kota Serang, dari 100 persen tingkat kesadaran ormas untuk melapor, sebanyak 60 persen tidak melapor dan hanya sekitar 40 persen saja ormas yang melapor. Namun lanjutnya, pada tingkat kondusivitas ormas di Kota Serang dinilai bagus, menurutnya karena tidak ada gejolak di setiap ormas.

“Dari sejumlah ormas yang ada itu paling mencapai 40 persen, tidak sampai 100 persen atau setengahnya acan. Tapi kalo kondusivitas ormas disini bagus, karena tidak ada gejolak, tidak seperti di daerah-daerah lain,” tandasnya.

Lanjut Ahmad, tidak ada dampak apapun ketika ormas tidak melapor ke Kantor Kesbangpol. Hanya saja, tingkat kesadaran yang menurutnya membuat pihaknya tidak mengetahui keaktifan ormas tersebut.

“Kalo dampak sih tidak ada, kalo mereka melaporkan ke kita itu, oh iya itu ternyata si ormas ini masih ada lah. Terkadang, ormas yang sudah daftar tidak taunya pas kita cek sudah tidak ada,” tandasnya (*/Ocit)