Air Zamzam Hingga Taburan Bunga Sambut Kedatangan Jemaah Haji Indonesia di Hotel Depan Pelataran Masjid Nabawi
MCH — Kedatangan jemaah haji Indonesia gelombang pertama di Madinah disambut dengan hangat dan suka cita oleh para Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), Rabu pagi (22/4/2026).
Rombongan jemaah haji yang pertama kali datang berasal dari embarkasi Jakarta (JKG), diantar oleh delapan bus dari Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) dan tiba di hotel pukul 08.40 Waktu Arab Saudi (WAS), setelah menempuh perjalanan satu jam dari bandara.
Jemaah gelombang perdana asal Jakarta ini ditempatkan di hotel Makarem Haram View Suites Madinah, yang jaraknya persis di depan pelataran Masjid Nabawi.
Pintu gerbang Masjid Nabawi yang terdekat dengan hotel jemaah haji Indonesia ini, adalah Pintu 330.
Penyambutan kedatangan jemaah haji Indonesia yang perdana ini dilakukan dengan menghadirkan nuansa dan budaya khas Arab Saudi, terutama terasa kental dengan iringan alat musik rebana dan lantunan hadrah mahalul qiyam.
Tak hanya itu, penyambutan juga dilengkapi dengan welcome drink berupa air zamzam dan buah kurma ajwa.
Tidak sampai di situ, para pekerja syarikah dari Arab Saudi ini juga memberikan surprise kepada jemaah dengan taburan bunga, air wewangian, tangkai mawar, hingga pemberian suvenir kepada jemaah.
Satu per satu jemaah memasuki hotel dengan tertib, didampingi petugas.
Sejumlah pejabat turut hadir dalam penyambutan, mulai dari pihak pengelola hotel, syarikah, hingga perwakilan Kementerian Haji Indonesia.
Di tengah prosesi kedatangan, perhatian khusus diberikan kepada jemaah lanjut usia (lansia) dan disabilitas.
Beberapa di antaranya terlihat dituntun oleh petugas Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH), bahkan ada yang menggunakan kursi roda.
Kepala PPIH Daerah Kerja (Daker) Madinah, Dr. Kholilurrahman, salah satu pejabat yang ikut turun langsung membantu turunnya jemaah dari bus menuju kamar hotel.
DR. Kholilurrahman terlihat menaikkan seorang jemaah lansia dari bus ke kursi roda, lalu mendorongnya hingga masuk ke hotel.
Selain dari embarkasi Jakarta (JKG), kedatangan gelombang perdana ini juga diikuti jemaah haji asal embarkasi Yogyakarta (YIA) selang kisaran 40 menit kemudian.
Jemaah haji asal Yogyakarta kloter 1 ini langsung ditempatkan penginapannya di Taiba Front Hotel, yang letaknya bersebelahan dengan Hotel Makareem View Suites, sama-sama berada di pelataran Masjid Nabawi.
Duta Besar RI untuk Arab Saudi, Abdul Aziz Ahmad, ikut hadir menyambut langsung kedatangan jemaah. Didampingi pejabat Kemenhaj, ia menyapa jemaah satu per satu dengan ramah.
Jemaah yang tiba antara lain berasal dari KBIHU Muslimat NU Kulon Progo, Multazam Kulon Progo, serta Aisyiyah Kulon Progo.
Kloter Perdana dari Yogyakarta
Sebelumnya, jemaah haji Indonesia kloter pertama gelombang pertama ini mendarat di Bandara AMAA pada pukul 07.30 WAS (11.30 WIB). Mereka berasal dari Embarkasi Yogyakarta International Airport (YIA) dan berangkat pada pukul 00.02 WIB menggunakan pesawat Garuda Indonesia GA 6501.
Sebanyak 360 jemaah tiba dalam kloter ini. Setibanya di Madinah, mereka menjalani proses administrasi keimigrasian, termasuk pemeriksaan kartu Nusuk yang kini menjadi syarat wajib dari Pemerintah Arab Saudi. Pemeriksaan tahun ini diketahui lebih ketat dibanding sebelumnya.
Selanjutnya, para jemaah akan menginap di Taiba Front Hotel yang lokasinya sangat dekat dengan Masjid Nabawi, bahkan bersebelahan dengan area pagar masjid.
Total 15 Kloter Tiba Hari Ini
Pada hari yang sama, dijadwalkan terdapat 15 kloter jemaah haji Indonesia dari 11 embarkasi yang tiba di Madinah.
Empat embarkasi yakni Jakarta (Pondok Gede), Makassar (UPG), Solo (SOC), dan Surabaya (SUB) masing-masing memberangkatkan dua kloter. Jumlah jemaah per kloter bervariasi, berkisar antara 360 hingga 445 orang, termasuk petugas.
Setiap kloter didampingi tiga petugas utama, yakni petugas pemandu, pembimbing ibadah, dan tenaga kesehatan, guna memastikan pelayanan optimal selama pelaksanaan ibadah haji. (*/Red)


