Lembah Rawha, Tempat Shalat dan Istirahat Rosulullah dan 70 Nabi Dalam Rute Perjalanan dari Madinah ke Makkah
MADINAH – Bir Rawha (atau Bir ar-Rawha) adalah situs bersejarah penting dalam jejak perjuangan Rosulullah SAW yang terletak sekitar 70-80 kilometer dari Madinah di jalur menuju Badar.
Perjalanan ke lokasi tersebut butuh waktu sekitar satu jam menggunakan mobil.
Tempat ini sangat dihormati karena Nabi Muhammad SAW bersama para Sahabat pernah singgah dan minum dari sumur tersebut dalam perjalanan mereka menuju Perang Badar, dan sejumlah momen lain.
Ada beberapa versi sejarah yang terkait dengan sumur ini. Satu versi menyebutkan bahwa warga setempat tidak ada yang berani mengambil air sumur itu karena beracun.
Namun, Nabi Muhammad SAW bisa menetralisasi racun tersebut setelah berkumur dan meludahkannya ke dalam sumur.
Kisah versi lain menyebutkan bahwa Nabi dan pasukannya hanya lewat di lembah di kawasan tersebut.
Menurut sejumlah sumber juga, disebutkan bahwa Lembah Rawha ini juga telah dilewati oleh 70 Nabi sebelum Nabi Muhammad SAW dalam perjalanan mereka menuju Ka’bah.
Lokasi ini juga memiliki sisa-sisa sebuah masjid tua. Diriwayatkan bahwa 70 Nabi pernah mendirikan sholat di masjid ini.
Tempat ini juga diriwayatkan pernah berfungsi sebagai titik istirahat yang penting saat Rasulullah SAW dan kaum Muslimin melakukan perjalanan bersejarah menuju Perang Badar pada tanggal 14 Ramadhan tahun ke-2 Hijrah.
Area di tempat ini menawarkan pengalaman ziarah dan napak tilas sejarah yang tenang dan penuh perenungan, berbeda dengan suasana hiruk pikuk di pusat kota Madinah.
Biasanya, tempat ini dikunjungi sebagai bagian dari perjalanan ziarah para jemaah haji maupun umrah, ketika hendak menuju lokasi makam Syuhada Badar dan Jabal Malaikat.
Diketahui, di lokasi itu juga sebelumnya terdapat kolam air yang menjadi tempat minum unta.
Karena memang banyak unta yang di gembala di kawasan Lembah Rawha, hal itu terlihat dari banyaknya kotoran unta di tanah.
Saking banyaknya, langkah kaki para pengunjung harus berhati-hati jika alas kakinya tidak ingin menginjak kotoran unta di sekitar area tersebut.
Sementara pada momen haji 2026 kali ini, saat wartawan Fakta Banten mengunjungi Sumur Rawha terlihat kondisinya sudah tertata rapih, namun dikabarkan sejumlah bangunan yang ada di lokasi itu masih dalam tahap renovasi.
Banyak jemaah yang berkunjung ke lokasi ini tidak bisa masuk ke area sumur maupun masjid yang tertutup pagar.
Para jemaah hanya melihat-lihat dari luar dan berfoto di area lembah yang menawarkan keindahan alam khas Tanah Arab.
Saat itu, diketahui pagar yang mengelilingi tempat bersejarah itu masih tertutup rapat dan terkunci menggunakan gembok dan rantai. (*/Red/MCH-2026)

