Wisata Anyer

Mengunjungi Masjid Quba, Masjid Pertama dalam Sejarah Islam yang Berpahala Setara Umrah

MADINAH – Masjid Quba menjadi salah satu destinasi religi yang banyak dikunjungi jamaah haji dan umrah saat berada di Kota Madinah, Arab Saudi.

Masjid yang terletak sekitar tiga kilometer dari Masjid Nabawi ini memiliki nilai sejarah penting karena merupakan masjid pertama yang dibangun oleh Nabi Muhammad SAW setelah hijrah dari Makkah ke Madinah pada tahun 622 Masehi.

Sejumlah sumber menyebutkan Masjid Quba sebagai masjid pertama yang dibangun dalam sejarah Islam.

Hingga kini, masjid tersebut menjadi salah satu tujuan utama umat Muslim dari berbagai negara untuk beribadah sekaligus mengenang perjalanan dakwah Rasulullah SAW.

Tim Media Center Haji (MCH) Daerah Kerja (Daker) Madinah bersama Kepala Daker Madinah, Khalilurrahman, berkesempatan mengunjungi Masjid Quba pada Sabtu (20/6/2026) pagi.

Perjalanan menuju masjid ditempuh dengan berjalan kaki dari kawasan Masjid Nabawi dan memakan waktu sekitar 30 menit.

Masjid Quba memiliki ciri khas berupa empat menara tinggi dan enam kubah yang menjadikannya mudah dikenali.

Suasana di sekitar masjid tampak nyaman dengan banyak burung yang berterbangan, menambah ketenangan bagi para jamaah yang datang untuk beribadah.

Khalilurrahman mengatakan kegiatan jalan pagi tersebut tidak hanya bertujuan mengunjungi Masjid Quba, tetapi juga untuk memantau keberadaan jamaah haji yang terpisah dari rombongan sekaligus mengedukasi pentingnya menjaga kesehatan selama menjalankan ibadah di Tanah Suci.

“Pagi ini kami melakukan jalan pagi mulai dari area Nabawi menuju Masjid Quba untuk menyisir jamaah haji yang terpisah rombongan sekaligus memberikan edukasi pentingnya menjaga kesehatan bagi jamaah haji maupun petugas,” kata Khalilurrahman.

Banyak jemaah mengunjungi Masjid Quba untuk melaksanakan shalat sunnah Isyraq dan Dhuha / Dok MCH 2026

Setibanya di lokasi, para jamaah tampak memadati area dalam masjid untuk melaksanakan ibadah. Tim MCH kemudian mengambil air wudhu dan melaksanakan shalat dhuha di dalam masjid.

Khalilurrahman menjelaskan, Rasulullah SAW menganjurkan umat Muslim yang hendak melaksanakan shalat di Masjid Quba agar terlebih dahulu bersuci dari rumah atau tempat tinggalnya sebelum berangkat menuju masjid tersebut.

“Masjid ini disunnahkan oleh Baginda Rasulullah untuk shalat dengan tata cara sebelum shalat hendaklah dia berwudhu di rumahnya. Kemudian kata Baginda Rasul, seperti yang tercantum dalam hadis bahwa barangsiapa bersuci di rumahnya kemudian shalat di Masjid Quba maka baginya pahala seperti pahala umrah. Mudah-mudahan kita mendapatkan ganjaran pahala umrah,” ujar Khalilurrahman.

Keutamaan beribadah di Masjid Quba juga tertuang dalam hadis yang diriwayatkan oleh Imam Tirmizi dan Ibnu Majah:

مَنْ تَطَهَّرَ فِى بَيْتِهِ ثُمَّ أَتَى مَسْجِدَ قُبَاءٍ فَصَلَّى فِيهِ صَلاَةً كَانَ لَهُ كَأَجْرِ عُمْرَةٍ

Artinya, “Barangsiapa bersuci di rumahnya, kemudian mendatangi Masjid Quba, lalu ia shalat di dalamnya, maka baginya pahala seperti pahala umrah.” (HR Tirmizi dan Ibnu Majah).

Selain menjadi tempat ibadah, Masjid Quba juga menjadi simbol awal perjalanan peradaban Islam di Madinah dan terus menjadi salah satu lokasi yang paling banyak dikunjungi jamaah dari seluruh dunia.***

DPRD Banten Tahun Baru Islam
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien