Usai Umrah, Menhaj Gus Irfan Tinjau Pos Petugas di Masjidil Haram dan Terminal Syib Amir
MAKKAH – Menteri Haji dan Umrah RI, M. Irfan Yusuf meninjau langsung Pos Petugas di Masjidil Haram dan Terminal Syib Amir pada Rabu (20/5/2026) malam waktu Arab Saudi.
Peninjauan dilakukan untuk memastikan seluruh jemaah haji Indonesia mendapatkan pelayanan maksimal menjelang puncak haji.
Sebelum mendatangi dan berdialog dengan para petugas, Menhaj lebih dulu melaksanakan umrah. Saat itu Menhaj didampingi Dirjen Bina PHU, Puji Raharjo.
Dalam keterangannya usai meninjau, Menhaj menyampaikan apresiasi tinggi kepada petugas yang masih siaga melayani jemaah hingga larut malam.
“Saya itu memastikan bahwa jemaah haji kita semuanya terlayani dengan sebaik-baiknya. Saya apresiasi para petugas haji ini yang sampai jam segini masih siap melayani para jemaah kita,” ujarnya.
Petugas di Terminal Syib Amir diketahui mulai bertugas sejak pukul 10.00 pagi dan tetap berada di lokasi hingga malam hari.

Menhaj menilai kesiapsiagaan tersebut menunjukkan komitmen tinggi dalam melayani jemaah.
Dari hasil peninjauan juga, Menhaj menemukan banyak petugas yang bekerja dengan semangat tinggi.
Di kesempatan itu, Menhaj juga bertemu sejumlah jemaah lanjut usia, rata-rata berusia 80 tahun, yang tetap bersemangat menjalankan ibadah.
“Saya menemukan petugas-petugas yang luar biasa. Saya menemukan ibu-ibu, bapak-bapak sesepuh, rata-rata 80 tahun semua ini. Mereka semangat juga. Alhamdulillah, dengan semangat, diimbangi dengan petugas-petugas yang luar biasa, mereka akan bisa menjalankan ibadah dengan sebaik-baiknya,” kata Menhaj.
Saat berbincang dengan beberapa jemaah, Menhaj mendapati jemaah berasal dari berbagai daerah, termasuk Kalimantan.
Meskipun komunikasi terkadang kurang lancar karena perbedaan usia dan latar belakang, semangat jemaah tetap tinggi.
“Tadi pesan jemaah terkait pelayanan gimana? Susah, kalau ditanyakan susah, mereka tidak menjawab. Tapi saya tadi ketemu beberapa jemaah dari Kalimantan dan dari beberapa daerah, mereka sangat apresiasi terhadap petugas-petugas kita dan pelayanan kita,” ungkapnya.
Menhaj mengakui bahwa pelayanan di Terminal Syib Amir menjadi salah satu yang mendapat pujian dari jemaah.
Untuk menjaga dan meningkatkan kualitas pelayanan, ia menegaskan pentingnya evaluasi berkelanjutan.
“Tentu, tiap kali kita akan selalu mau evaluasi di mana kelebihan kita, di mana kekurangan kita. Kelebihan kita pertahankan, kita tingkatkan. Kekurangan kita tutup, kita perbaiki,” tegasnya.
Terminal Syib Amir merupakan salah satu titik vital pergerakan jemaah dari dan menuju Masjidil Haram.
Penataan transportasi, petugas informasi, dan layanan kesehatan di lokasi ini menjadi fokus Kemenhaj untuk memastikan jemaah, khususnya lansia, dapat beribadah dengan aman dan nyaman.
Peninjauan ini menjadi bagian dari rangkaian pengawasan langsung yang dilakukan Menhaj selama masa operasional haji 2026.
Ia berharap semangat petugas yang ditemuinya malam itu dapat menjadi contoh bagi seluruh petugas haji di berbagai sektor layanan.
Kemenhaj menargetkan pelayanan haji tahun ini berjalan lebih cepat, ramah, dan responsif terhadap kebutuhan jemaah.
Evaluasi harian terus dilakukan agar setiap kekurangan segera diperbaiki sebelum puncak haji dimulai. (*/Red/MCH-2026)


