Bikin Kecewa, Korpri Run 2025 di Anyer Dinilai Amburadul
SERANG-Acara KORPRI Run 5k Summer Fest yang digelar di Kecamatan Anyar, Kabupaten Serang amburadul. Agenda yang berlangsung Sabtu, (26/7/2026) itu, dinilai bikin kecewa.
Dalam akun Instagram infoserang, terdapat suara pria di video yang mengeluhkan sejumlah permasalahan sebelum acara di mulai. Ia menyoroti persiapan acara yang belum matang.
“Acara KORPRI Run di Banten acak-acakan, lihat jerseynya, jahitannya tidak lengkap, kacau,” keluhnya.
“Baru kali ini lihat secara langsung penyelenggaraan acara besar yang gagal dengan membawa lembaga yang besar pula,” tulis keluhan lain di slide kedua akun tersebut.
Keluhan lain seputar tidak adanya fasilitas dan pelengkap acara seperti umbul-umbul, info pembagian racepack yang tidak pasti, hingga panggung yang belum jadi.
Padahal, para peserta telah membayar Rp 200 untuk agenda ini. Bahkan, Menteri, para Pimpinan Daerah juga turut serta menghadiri acara tersebut.
“Peserta Korpri Run hari ini juga sudah datang sejak kemarin, ada yang dari Sumsel, Bali, dan daerah lainnya. Terutama pelari ASN yang merupakan utusan dari OPD masing-masing,” keluh netizen.
Kemudian dalam slide enam, netizen memprotes acara event run yang dipaksakan. Di dalam slide, terdapat foto truck yang dapat menghalangi peserta untuk berlari.
“IG story @summerfestfunrun.id estetik sekali, Realitanya event lari dipaksakan. Para pelari dituntut berlari bersamaan dengan mobil, truk, dan semua penguasa jalanan @korpri_indonesia @korpribanten_official ,” tulis keluhan netizen di slide enam.
Menanggapi berbagai keluhan ini, dalam akun korpribanten_official, KORPRI membuat klarifikasi yang berisi sejumlah pengumuman.
“Provinsi Banten, khususnya kawasan wisata Pantai Anyer Cibeureum- Cinangka Kabupaten Serang kebetulan menjadi lokasi pelaksanaan, dan bukan penyelenggara utama,” tulis klarifikasi akun tersebut.
“Pemerintah Provinsi Banten tidak bertanggung jawab langsung atas teknis penyelenggaraan acara, termasuk registrasi, rute, pembagian perlengkapan, maupun teknis logistik lainnya,” sambungnya.
Ia malah meminta agar panitia pusat segera menuntaskan segala kebutuhan teknis yang menjadi keluhan peserta di lapangan serta memastikan kegiatan berlangsung dengan aman, lancar.
“Mohon untuk mengarahkan segala bentuk pertanyaan dan keluhan langsung kepada panitia pusat KORPRI/EO yang bertanggung jawab atas acara ini,” terangnya.
Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah turut serta mengahadiri acara ini. Ia mengklaim, acara berjalan lancar kendati telah diprotes oleh berbagai peserta.
“Alhamdulillah berkat kolaborasi semuanya, baik dari dukungan Pemprov Banten dan OPD Kabupaten Serang ini berjalan dengan lancar,” kata dia.
Demikian dengan Mentri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal (Mendes PDT), Yandri Susanto. Ia juga mengklaim acara telah berjalan sukses dan lancar.
“Ini acaranya bagus dan bisa membantu masyarakat dalam perekonomiannya,” kata dia. (*/Ajo)

