Gandeng Perusahaan, DKPP Kabupaten Serang Siap Sediakan Asuransi Untuk Nelayan

SERANG – Melalui temu koordinasi kenelayanan, Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Serang menggandeng 10 perusahaan yang berada di pesisir wilayah Bojonegara, Puloampel dan Kramatwatu untuk bermitra menyediakan asuransi bagi para nelayan.

Kasie Pemberdayaan Nelayan Kecil pada DKPP Kabupaten Serang, Fran Santoso mengatakan pihaknya terus melakukan upaya untuk kesejahteraan nelayan dengan menggandeng stakeholder yang sudah bekerja sama dengan nelayan selama ini.

“Selama ini perusahaan yang sudah bermitra selalu memberikan CSR berupa bentuk mesin, fisik dan barang. Kita hari ini melakukan temu koordinasi, kita akan mulai dorong penggunaan CSR ini untuk asuransi jiwa ketenagakerjaan bagi nelayan, karena beberapa Minggu akhir ini banyak terjadi kecelakaan di laut, ini menjadi pemikiran kita bersama bagaimana caranya untuk melakukan perlindungan sesuai dengan amanat UU Nomor 7 tahun 2016,” katanya kepada Fakta Banten, Kamis (24/6/2021).

H dayat kadin
Tabib baru

Selain itu, untuk upaya perlindungan nelayan, di tingkat Kementerian sudah melakukan kerja sama dengan BRI untuk menerbitkan kartu KUSUKA (Pelaku Usaha Perikanan), kartu identitas nelayan yang berbentuk ATM dan nelayan akan diberi tabungan, ke depan akan melakukan gerakan tabungan nelayan secara mandiri.

“Kita akan himpun seluruh data data nelayan untuk kita serahkan kepada perusahaan, untuk ke depan disiapkan menjadi asuransi jiwa ketenagakerjaan bagi para nelayan.” Katanya

Sementara itu di tempat yang sama, Ketua DPD HNSI provinsi Banten, Sabrawijaya mengatakan, pihaknya akan terus melakukan kerjasama dengan perusahaan dan pemerintah untuk kesejahteraan nelayan.

“Sebagai mitra nelayan kami terus dorong CSR perusahaan untuk membantu kesejahteraan nelayan dan pemerintah juga sudah menganggarkan, akan tetapi nelayan juga harus mau berkorban menyisikan sedikit uang untuk melindungi dirinya, dengan bentuk tabungan nelayan secara mandiri,” pungkasnya. (*/Ihsan)

Royal Januari baru