Wisata Anyer

Puluhan Wisatawan Jepang Bakal Jelajahi Destinasi Wisata Kota Serang

HUT RI PT PCM – KPP

SERANG – Sebanyak 20 wisatawan asal Jepang dijadwalkan bakal mengunjungi sejumlah destinasi wisata di Kota Serang, Banten.

Kunjungan tersebut rencananya berlangsung selama dua hari dengan mengandalkan sejumlah destinasi unggulan, termasuk kawasan Banten Lama.

Kepala Dinas Pariwisata, Kepemudaan, dan Olahraga (Disparpora) Kota Serang, Zeka Bachdi, mengatakan rombongan wisatawan Jepang tersebut akan diajak berkeliling menggunakan bus untuk mengenal berbagai potensi wisata yang ada di Kota Serang.

“20 orang akan kita bawa menggunakan bus untuk muter muter melihat wisata yang ada di Kota Serang,” kata Zeka, Rabu (19/8/2026).

Menurutnya, kawasan Banten Lama menjadi salah satu destinasi utama yang akan diperkenalkan kepada para wisatawan.

Kawasan tersebut dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya yang menjadi bagian penting dari identitas Kota Serang.

“Untuk titiknya sementara itu pasti Banten Lama. Banten Lama menjadi ikon Kota Serang tentu dan wisata-wisata pendukungnya,” ujarnya.

Selain Banten Lama, Disparpora juga membuka kemungkinan membawa rombongan menuju kawasan Gunung Gede untuk menikmati wisata alam.

Namun, rencana tersebut masih menyesuaikan waktu dan kondisi selama kunjungan.

Zeka menjelaskan, pihaknya telah melakukan berbagai persiapan untuk menyambut kedatangan rombongan, mulai dari menyiapkan pemandu wisata, kendaraan hingga fasilitas pendukung lainnya.

“Ya, tentunya kita mempersiapkan tour guide, kita siap dan bus kita siapkan, segala fasilitas kita siapkan,” katanya.

Ia menambahkan, kunjungan wisatawan Jepang tersebut bukan agenda yang muncul secara mendadak.

Surat terkait rencana kunjungan bahkan telah diterima Pemerintah Kota Serang sekitar dua pekan sebelumnya.

HUT RI Pramuka Sankyu

“Surat sudah masuk dua minggu yang lalu ke Pak Wali Kota,” ungkap Zeka.

Selama berada di Kota Serang, para wisatawan juga berpotensi mendapatkan suguhan seni dan budaya lokal.

Disparpora berencana memperkenalkan berbagai kesenian tradisional Kota Serang apabila memungkinkan untuk digelar di hotel tempat rombongan menginap.

“Kita akan kedepankan juga, kita akan sajikan tarian-tarian ataupun atraksi-atraksi seni budaya yang ada di Kota Serang nantinya,” jelasnya.

Zeka mengatakan, rombongan tersebut bukan sekadar wisatawan biasa. Mereka disebut memiliki aktivitas sebagai konten kreator atau vlogger yang mengangkat berbagai budaya dan seni dari sejumlah daerah di dunia.

Karena itu, kunjungan tersebut diharapkan dapat menjadi kesempatan untuk memperkenalkan potensi wisata, seni, budaya, dan sejarah Kota Serang kepada masyarakat Jepang maupun khalayak internasional melalui konten yang mereka produksi.

“Kurang lebih seperti itu, vlogger-vlogger. Memang mereka juga mengangkat budaya dan seni-seni yang ada di seluruh dunia, salah satunya Indonesia,” tuturnya.

Zeka menilai ketertarikan wisatawan Jepang terhadap Kota Serang tidak terlepas dari keberadaan Banten sebagai salah satu kawasan yang memiliki potensi wisata heritage.

Kawasan Banten Lama menjadi salah satu daya tarik karena memiliki nilai sejarah, budaya, dan seni yang kuat.

“Yang pasti Banten ini menjadi sentra wisata heritage. Kebetulan Banten Lama itu salah satu yang memang masuk dalam heritage juga,” katanya.

Rombongan wisatawan Jepang tersebut dijadwalkan datang pada Minggu mendatang. Selama kunjungan, Disparpora untuk sementara akan memfokuskan perjalanan di sejumlah destinasi yang berada di wilayah Kota Serang.

Kendati demikian, agenda menuju Gunung Gede tetap terbuka apabila kondisi dan waktu kunjungan memungkinkan.

“Kita lihat juga waktu mereka. Kalau memungkinkan kita akan arahkan ke Gunung Gede,” pungkas Zeka.***

HUT RI Dindikbud – Disporapar
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien