Reses DPRD Kota Serang, Edi Santoso Serap Aspirasi Warga Pasir Gadung Wadas, Soroti Lapangan Kerja hingga CSR

SERANG – Sekretaris Fraksi Gerindra DPRD Kota Serang, Edi Santoso, menyerap berbagai aspirasi masyarakat melalui kegiatan reses di lingkungan Pasir Gadung Wadas, Kelurahan Cilowong, Kecamatan Taktakan, Kota Serang, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri tokoh masyarakat, tokoh pemuda, serta warga setempat.
Dalam reses itu, masyarakat menyampaikan sejumlah kebutuhan dan persoalan yang masih dirasakan, mulai dari infrastruktur, lapangan pekerjaan, kesehatan, hingga penyaluran tanggung jawab sosial perusahaan (CSR).
Warga mengapresiasi pembangunan jalan melalui betonisasi yang telah dilakukan di wilayah tersebut.
Kondisi jalan yang kini lebih baik dinilai memberikan dampak positif terhadap mobilitas dan aktivitas masyarakat sehari-hari.
Meski demikian, warga berharap pembangunan tidak berhenti pada betonisasi jalan. Sejumlah aspirasi yang disampaikan antara lain penyerapan tenaga kerja warga sekitar di Tempat Pembuangan Sampah Akhir (TPSA) Cilowong, pembangunan dan perbaikan drainase rumah tangga, penambahan Penerangan Jalan Umum (PJU), pembangunan paving block, peningkatan akses jaminan kesehatan, serta penyediaan lapangan pekerjaan bagi warga yang terdampak aktivitas pengelolaan sampah.
Masyarakat juga mempertanyakan penyaluran CSR dari perusahaan pengangkutan sampah asal Tangerang Selatan (Tangsel) yang tahun tahun sebelumnya telah memberikan bantuan kepada masyarakat namun untuk perusahaan pengangkutan sampah sekarang belum memberikannya.
Warga berharap program CSR kembali disalurkan, khususnya untuk mendukung madrasah, pesantren, majelis taklim, dan masjid di wilayah Kecamatan Taktakan, terutama kawasan yang terdampak langsung oleh aktivitas pengangkutan dan pengelolaan sampah.
Selain itu, warga menyampaikan aspirasi pembangunan SMP baru di wilayah Kelurahan Cilowong serta meminta agar proses betonisasi jalan di Kelurahan Cilowong dan wilayah Kecamatan Taktakan dapat dituntaskan.
Dalam kesempatan tersebut, Edi Santoso mengatakan seluruh aspirasi masyarakat akan dicatat dan diperjuangkan melalui lembaga legislatif sesuai kewenangan serta skala prioritas pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, pembangunan jalan sudah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Namun, masih ada kebutuhan lain yang harus kita perjuangkan bersama, mulai dari kesempatan kerja bagi warga sekitar TPSA Cilowong, drainase lingkungan, PJU, paving block, jaminan kesehatan, hingga pembangunan SMP baru di wilayah Kelurahan Cilowong,” ujar Edi.

Ia juga menyoroti persoalan CSR perusahaan pengangkutan sampah yang menurutnya perlu mendapat perhatian agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat terdampak.
“CSR yang tahun tahun sebelumnya pada saat kerjasama tangsel beberapa tahun lalu disalurkan kepada madrasah, pesantren, majelis taklim dan masjid-masjid di wilayah Kecamatan Taktakan, khususnya daerah yang terdampak langsung, kami harapkan dapat kembali disalurkan. Ini akan kami kawal agar ada kejelasan dan tindak lanjut,” katanya.
Edi menambahkan, pembangunan infrastruktur di wilayah terdampak juga perlu dituntaskan, termasuk betonisasi jalan yang menjadi bagian dari komitmen kerja sama antara Pemerintah Kota Serang dan Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
“Betonisasi jalan di Kelurahan Cilowong dan seluruh jalan di Kecamatan Taktakan yang anggarannya dialokasikan melalui bantuan keuangan dari Pemkot Tangsel harus terus kita kawal. Ini merupakan bagian dari komitmen kerja sama dalam penanganan dampak aktivitas persampahan Tangsel di Kota Serang,” jelasnya.
Di sisi lain, Edi mengapresiasi komitmen Wali Kota Serang yang dinilainya tidak hanya berfokus pada pembangunan pusat kota, tetapi juga memperhatikan pembangunan di tingkat kampung dan wilayah terdampak.
“Alhamdulillah dan terima kasih atas komitmen Pak Wali Kota. Pembangunan tidak hanya dilakukan di pusat kota, tetapi juga sampai ke kampung-kampung. Kita bisa merasakan manfaatnya dengan tuntasnya betonisasi di wilayah yang terdampak langsung, seperti Pasir Gadung dan Cikoak,” ungkapnya.
Menurut Edi, pembangunan kantor baru Kecamatan Taktakan di wilayah Kelurahan Cilowong juga menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah terhadap pemerataan pembangunan.
Pasalnya, kantor kecamatan tersebut dinilai penting untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat di wilayah Taktakan.
“Kantor Kecamatan Taktakan yang baru juga dibangun di wilayah Kelurahan Cilowong. Selama 19 tahun berdirinya Kota Serang, pembangunan kantor kecamatan di wilayah ini belum pernah dilakukan. Ini tentu menjadi sesuatu yang patut kita apresiasi,” tuturnya.
Edi menegaskan Fraksi Gerindra DPRD Kota Serang akan terus mengawal aspirasi masyarakat, terutama yang berkaitan dengan peningkatan infrastruktur, kesehatan, lapangan pekerjaan, pemerataan pembangunan, serta peningkatan kesejahteraan warga.
“Semua aspirasi ini akan kami kawal agar mendapat perhatian dan tindak lanjut dari pemerintah. Reses bukan hanya mendengar, tetapi juga memastikan aspirasi masyarakat diperjuangkan,” pungkasnya.***


