Wisata Anyer

DLH Sebut Pemkab Serang Masih Punya Utang Rp1,3 Miliar ke Pemkot Cilegon

CILEGON — Pemerintah Kota Cilegon, Banten, menagih kewajiban retribusi pengelolaan sampah kepada Pemerintah Kabupaten Serang senilai sekitar Rp1,3 miliar yang berasal dari kerja sama pembuangan sampah sejak 2022.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Cilegon Sabri Mahyudin mengatakan pihaknya telah kembali menyampaikan surat kepada Pemkab Serang untuk mengingatkan pembayaran kewajiban tersebut.

“Kita sudah dua minggu lalu berkirim surat ke Kabupaten Serang, mengingatkan utang mereka ke Cilegon,” kata Sabri, di Cilegon, Kamis (24/9/2026).

Menurut dia, DLH Cilegon masih menunggu kepastian dari Pemkab Serang mengenai penyelesaian kewajiban tersebut.

Pemkot Cilegon, kata Sabri, tetap membuka ruang pembahasan apabila pembayaran belum dapat dilakukan sekaligus.

“Itu totalnya Rp1,3 miliar. Kita menunggu niat baik Kabupaten Serang untuk membayar utang ke Cilegon,” ujarnya.

Sabri mengatakan pembayaran dapat dilakukan secara bertahap apabila Pemkab Serang belum mampu melunasi seluruh kewajiban dalam satu kali pembayaran. Skema tersebut dapat ditempuh melalui dua tahun anggaran.

“Kalau misalnya tidak bisa dilunasi, minimal dicicil dua tahun anggaran,” katanya.

Ia menjelaskan kewajiban tersebut muncul dari kerja sama pengelolaan sampah antara Pemkab Serang dan Pemkot Cilegon.

Pada saat itu, Kabupaten Serang belum memiliki fasilitas tempat pemrosesan akhir (TPA) sehingga sampah dari wilayah Kabupaten Serang dibuang ke fasilitas pengelolaan sampah di Kota Cilegon.

Kerja sama pembuangan sampah tersebut berlangsung sejak sekitar 2022. Dari kegiatan itu terdapat kewajiban pembayaran retribusi yang hingga kini belum seluruhnya diselesaikan oleh Pemkab Serang.

Sabri menambahkan penagihan tersebut merupakan bagian dari upaya DLH Kota Cilegon meningkatkan penerimaan retribusi sampah. Pemerintah daerah menargetkan penerimaan retribusi sampah sebesar Rp5,5 miliar pada tahun ini.

Hingga 21 September 2026, realisasi penerimaan telah mencapai Rp2,82 miliar atau sekitar 51,43 persen dari target.

“Target kita kan Rp5,5 miliar, per 21 September sudah mencapai Rp2,82 miliar atau sekitar 51,43 persen,” kata Sabri.***

WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien