Wisata Anyer

HUT ke-18 PIRA, 500 Warga Banten Dapat Pemeriksaan Mata dan Kacamata Gratis

SERANG – Perempuan Indonesia Raya (PIRA) memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-18 dengan menggelar pemeriksaan mata gratis sekaligus pembagian kacamata kepada masyarakat di lingkungan Parung, Kota Serang, Banten, Minggu (4/10/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-18 PIRA yang mengusung semangat “PIRA Melihat Lebih Jelas, Melangkah Lebih Berkualitas.”

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua DPD Partai Gerindra Banten sekaligus Gubernur Banten, Andra Soni.

Andra Soni menyampaikan apresiasi terhadap kiprah PIRA yang selama ini aktif menjalankan kegiatan sosial dan bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Ia berharap PIRA dapat terus menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan kepentingan masyarakat.

“Semoga PIRA menjadi garda terdepan dalam memperjuangkan masyarakat Indonesia Raya,” ujar Andra Soni.

Ketua DPD PIRA Banten, Encop Sopiah, mengatakan kegiatan pemeriksaan mata gratis tersebut menyediakan sebanyak 500 kuota bagi masyarakat.

Menurutnya, kegiatan tersebut menyasar berbagai kelompok masyarakat, mulai dari anak muda hingga lanjut usia (lansia).

Encop mengaku bangga sekaligus senang karena dipercaya untuk ikut berkontribusi dalam kegiatan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Persoalan mata ini sangat signifikan. Jangan kan masyarakat yang kurang mampu, masyarakat secara umum pun terkadang menganggap pemeriksaan mata dan kacamata bukan kebutuhan utama,” katanya.

Ia menilai bantuan pemeriksaan mata dan pemberian kacamata gratis sangat membantu masyarakat, terutama mereka yang mengalami gangguan penglihatan tetapi belum mampu melakukan pemeriksaan maupun membeli kacamata.

Dengan penglihatan yang lebih baik, kata Encop, masyarakat dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan lebih nyaman, termasuk membaca dan mengaji.

Selain pemeriksaan mata dan pembagian kacamata, rangkaian HUT ke-18 PIRA di Banten juga ditandai dengan renovasi Posyandu Melati serta pemberian perlengkapan dan sarana pendukung posyandu.

“Kami berharap PIRA semakin berdaya dan bisa memberikan kontribusi yang luar biasa bagi masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua DPP PIRA, Hj Novita Wijayanti, mengatakan kegiatan pemeriksaan mata tersebut merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menuju HUT ke-18 PIRA yang puncaknya akan dilaksanakan pada 13 Oktober 2026.

Sebelum puncak peringatan HUT, PIRA telah menggelar sejumlah kegiatan sosial dan kesehatan, di antaranya sosialisasi kanker, deteksi dini dan pemeriksaan pap smear, serta donor darah.

“Hari ini adalah pemeriksaan mata dan pembagian kacamata gratis. Ada 500 kacamata yang kita bagikan di sini. Sedianya 1.000 kacamata, tetapi sebagian akan kita bagikan di tempat lain,” kata Novita.

Ia menegaskan kegiatan sosial PIRA tidak akan berhenti pada momentum HUT ke-18. Bersama jajaran dan para penasihat, termasuk Sinta Sirait, PIRA akan melanjutkan program pembagian kacamata gratis di berbagai daerah di Indonesia.

“Kita akan keliling Indonesia untuk memberikan pembagian kacamata gratis di seluruh penjuru,” ujarnya.

Selain kacamata gratis, PIRA juga akan menjalankan berbagai kegiatan sosial lainnya, termasuk pembagian sembako kepada masyarakat.

Novita mengatakan seluruh kegiatan tersebut merupakan bagian dari komitmen PIRA sebagai salah satu sayap Partai Gerindra untuk menjalankan program yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan masyarakat.

“Bapak Prabowo memerintahkan agar sayap partai dari Partai Gerindra, di mana PIRA adalah satu-satunya sayap partai perempuan, menjadi wadah besar bagi perempuan Partai Gerindra untuk berkegiatan yang langsung berkenaan dengan masyarakat,” katanya.

Menurut Novita, pemeriksaan mata menjadi salah satu bentuk PIRA memberikan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat.

Ia menjelaskan, gangguan penglihatan kerap tidak menjadi prioritas masyarakat karena kebutuhan seperti pangan dan kebutuhan sehari-hari dianggap lebih utama.

“Kadang-kadang masyarakat tidak aware dengan mata. Misalnya merasa pusing, ternyata matanya sudah minus, plus atau silinder,” ujarnya.

Karena itu, PIRA memilih turun langsung memberikan pemeriksaan mata dan kacamata gratis sebagai salah satu upaya membantu masyarakat dalam bidang kesehatan.

“Orang berpikir kacamata adalah kebutuhan sekunder. Yang primer dulu seperti makanan dan sembako. Jadi kebutuhan sakit mata itu tidak terpikir. Maka dari itu kita turun untuk membantu memikirkan hal-hal yang mungkin masyarakat belum pikirkan,” katanya.

Novita berharap melalui tagline PIRA Peduli, PIRA Berbagi, PIRA Berdampak Positif, berbagai kegiatan sosial yang dilakukan PIRA dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekaligus mendukung program pemerintah.

“Kita ingin PIRA peduli, PIRA berbagi, kemudian PIRA berdampak positif untuk masyarakat itu bisa terlaksana dan terwujud. Kita juga bisa mendukung program-program pemerintah dan membantu masyarakat secara langsung,” pungkasnya.***

HKTI Banten
WP-Backgrounds Lite by InoPlugs Web Design and Juwelier Schönmann 1010 Wien