Tukin ASN Disesuaikan Akibat Pandemi, Pemprov Maksimalkan Pendapatan

SERANG – Akibat merebaknya wabah Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten telah memberlakukan kebijakan penyesuaian atau pemotongan tunjangan kinerja (Tukin) Aparatur Sipil Negara (ASN).
Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengungkapkan sebab dari kebijakan penyesuaian tersebut lantaran pandemi Covid-19 yang mempengaruhi pendapatan daerah.
“Pendapatan daerah berkurang otomatis kita tidak memiliki kekuatan anggaran, baik itu kekuatan anggaran untuk membayar gajih ASN atau pegawai ataupun seperti tadi contohnya untuk bantuan sosial,” ungkapnya usai menerima kunjungan kerja Komite II DPD RI, di Pendopo Gubenrur Banten, Kota Serang, Senin (13/7/2020).
Penyesuaian Tukin terhadap ASN disebut wajar, karena pendapatan daerah ikut menyusut akibat Covid-19.
“Jadi inikan sesuai, bahwa kondisi pendapatan ini berdampak terhadap kebijakan pemerintah yang ada di Provinsi Banten ke depan,” tambah Andika.
Pihaknya mengaku saat ini tengah memaksimalkan pendapatan, agar kondisi daerah kembali pulih sedia kala.
“Sekarang kita sedang memaksimalkan pendapatan daerah kita dulu, bagaimana harus naik dulu,” ucapnya.
Karena kata dia, kondisi hingga kini, pendapatan daerah belum kembali normal. Belum lagi Pemprov Banten sedang menyelesaikan proses penanggulangan Covid-19.
“Kita sedang maksimalkan, kan masih banyak tanggung jawab, seperti bantuan sosial belum selesai, pencegahan Covid belum selesai jadi ya kita sedang berusaha yang maksimal,” tutupnya. (*/JL)

