Kadaker Madinah Apresiasi Semua Pihak, Layanan Jemaah Haji Gelombang Pertama Tanpa Kendala Berarti
MADINAH – Operasional penyelenggaraan ibadah haji gelombang pertama di Madinah resmi berakhir pada Jum’at (15/5/2026) hari ini.
Hal ini ditandai dengan pendorongan tiga kelompok terbang (kloter) terakhir jemaah haji reguler Indonesia dari Madinah menuju Makkah pada Jum’at (15/5/2026) pagi.
Kepala Daerah Kerja (Kadaker) Madinah, DR. Khalilurrahman mengatakan, seluruh layanan jemaah haji Indonesia seperti konsumsi, akomodasi dan transportasi berjalan lancar, tertib dan aman.
“Secara umum dengan izin Allah SWT, arahan pimpinan, dan juga kerjasama, kekompakan, komitmen teman-teman di sektor, semua berjalan dengan lancar berkat dukungan mereka semuanya,” ungkap Kadaker Madinah Khalilurrahman kepada Media Center Haji.
Lanjut Khalilurrahman, fase pendorongan dan keberangkatan jemaah haji reguler dari Madinah ke Makkah berjalan lancar, karena kerjasama dari Ketua kloter, ketua rombongan dan ketua regu.
“Alhamdulillah pemberangkatan dan layanan untuk mereka semua selama di Madinah berjalan dengan aman, lancar, tertib, sesuai dengan target dan harapan kita semuanya,” ujarnya.
Khalilurrahman juga merasa senang dan bangga atas dedikasi kan seluruh petugas haji di Daker Madinah.
Ia menilai para petugas hingga saat ini mampu membuktikan integritas, kekompakan dan kebersamaan dalam melayani jemaah haji Indonesia sejak tiba di Madinah, transit di Bir Ali hingga diberangkatkan ke Makkah.
“Ini memberikan sebuah kebanggaan bagi kita semua, pelayanan dan sukses haji, khususnya gelombang pertama dapat kita peroleh tahun ini, Alhamdulillah,” sebut Khalilurrahman.
Salah satu bukti pelayanan baik kepada jemaah selama di Madinah, yakni dari minimnya laporan komplain yang diterima oleh Kadaker.
“Alhamdulillah tidak ada banyak komplain, karena itu tadi, segala permasalahan dikomunikasikan secara baik, secara berjenjang dari Ketua Regu, Ketua Rombongan, Ketua Kloter, Kasektor dan juga Daker,” tandasnya.
Diketahui, tiga jemaah kloter terakhir yang diberangkatkan pada Jum’at (15/5/2026) pagi, yakni dari Embarkasi UPG 21, KJT 20, dan BTH 14, dengan total sekitar 1.278 jemaah.
Ribuan jemaah terakhir ini singgah sebentar di Masjid Dzulaulaifah atau Miqat Bir Ali, mengambil niat ihram dan mengerjakan shalat sunnah, sebelum meninggalkan Kota Nabawi untuk umrah wajib di Masjidil Haram. (*/Red/MCH-2026)

