Ditanya Soal Video Mendukung Gibran, Jawab Abuya Muhtadi: Itu Mah Cuma Main-mainan Saja

Dprd ied

JAKARTA – Ulama Kharismatik dari Pandeglang, yang juga sesepuh Nahdlatul ‘Ulama (NU) baru saja menjadi perbincangan berbagai kalangan di Banten. Karena sejak Sabtu sore (2/12/2023), viral beredar di media sosial video Abuya Muhtadi yang menyatakan dukungan kepada Gibran Rakabuming Raka.

Sementara diketahui beberapa hari sebelumnya, Selasa (28/11/2023), Abuya Muhtadi bersama murid-muridnya juga baru mendeklarasikan diri mendukung Ganjar-Mahfud.

Namun ternyata kabar terbaru lagi, Minggu (3/12/2023) malam tadi, Pengasuh Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu, Pandeglang, dengan nama lengkap Ahmad Muhtadi ini berkunjung dan melakukan pertemuan tertutup dengan Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud di Gedung High End, Jakarta Pusat.

Kehadiran Abuya Muhtadi kali ini diterima oleh Yenny Wahid didampingi oleh Wakil Ketua TPN Ganjar-Mahfud, Jenderal TNI (Purn) Andika Perkasa.

Pertemuan berlangsung tertutup lebih kurang selama 1 jam 30 menit.

Usai pertemuan digelar konferensi pers, Abuya Muhtadi bersama murid-muridnya nampak ikut berpose tiga jari bersama Yenny Wahid dan Andika Perkasa. Sebagai simbol dukungan untuk Paslon nomor tiga, Ganjar-Mahfud.

Saat konferensi pers itu, Abuya Muhtadi ditanya wartawan tentang beredarnya video pernyataan dirinya yang mengaku mendukung dan mengimbau rakyat Indonesia agar membantu Gibran Rakabuming Raka.

Namun ternyata Abuya Muhtadi membantah dan berkilah bahwa video pernyataannya soal Gibran adalah tidak benar.

“Oh enggak, tidak ada. Itu mah cuma main-mainan saja. Enggak (dukung),” kata Abuya Muhtadi, Minggu (3/12/2023) malam.

Meski begitu, Abuya Muhtadi mengakui bahwa dirinya pada Minggu pagi tadi bertemu dengan Capres Prabowo Subianto. Namun pada pertemuan itu tidak ada pernyataan dukung-mendukung.

“Cuma tadi Pak Prabowo dari rumah minta doanya, bukan minta dukungannya,” tegas Abuya.

dprd tangsel

Pengasuh Pondok Pesantren Roudotul Ulum Cidahu, Pandeglang, ini menegaskan bahwa dirinya mendukung Ganjar-Mahfud.

“Sebelumnya saya menyatakan bahwa saya itu (dukung) Pak Ganjar-Mahfud. Kenapa? Pak Mahfud itu kawan saya di PKB,” jelas Abuya.

Saat mendengar itu, Yenny Wahid yang berada di samping Abuya Muhtadi meluruskan bahwa yang dimaksud PKB itu manakala masih dipimpin oleh sang ayah, Abdurrahman Wahid alias Gus Dur.

Kemudian Abuya Muhtadi kembali menegaskan soal dukungannya terhadap Ganjar-Mahfud. Bahkan ia meminta semua pihak mengabaikan adanya anggapan bahwa dia mendukung pasangan lain.

“Kalau ada cerita macam-macam, jangan didengarlah. Main-main anak tua itu mah,” ujar Abuya, sambil tertawa.

Diketahui, sebelumnya beredar di kalangan wartawan, video berdurasi 48 detik yang berisi pernyataan Abuya Muhtadi mendukung dan mengimbau rakyat Indonesia agar membantu Gibran Rakabuming Raka, putra sulung Presiden Joko Widodo.

Video itu beredar menjelang kunjungan Prabowo ke Banten dalam rangka kampanye Pilpres 2024, Minggu pagi (3/12/2023).

Bahkan Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto diketahui berkunjung ke Pondok Pesantren Roudatul Ulum Cidahu, Pandeglang, dan sowan ke kediaman keluarga Abuya Muhtadi.

Di lokasi, Prabowo langsung disambut meriah oleh para santri dan masyarakat setempat.

Usai pertemuan tertutup, Abuya Murtadho adik dari Abuya Muhtadi mengatakan, dirinya memberikan nasihat dan mendoakan agar Prabowo jadi Presiden ke-8 RI.

“Jadi jangan hanya dijadikan semboyan, karena itu adalah jati diri anak bangsa. Insya Allah kalau kembali ke UUD 1945 dan Pancasila termasuk mensejahterakan rakyatnya akan berhasil,” kata Abuya Murtadho.

“Kemudian, tadi saya juga berdoa, semoga Prabowo dijadikan Presiden ke-8, dijadikan imam untuk Indonesia dari hari ini ke depan. Langsung diaminin beliau dan kami sekeluarga,” ujarnya lagi. (*/Rijal)

Golkat ied